Istri Santoso Perlu Penanganan Khusus

Istri Santoso Perlu Penanganan Khusus
Istri Santoso, Umi Delima saat tiba di RS Bhayangkara Palu. Foto: Radar Sulteng

jpnn.com - JAKARTA - Keberhasilan Satuan Tugas Operasi Tinombala menangkap hidup-hidup Dalima alias Jamiatun Muslim alias Bunga alias Umi Delima, memberikan banyak manfaat. 

Salah satunya bisa mengorek keterangan siapa penyandang dana Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang selama ini dikomandani Santoso alias Abu Wardah Asy Syarqi alias Kombes alias Pakde, serta Sabar Subagyo alias Daeng Koro.

"Tentunya hal ini akan bermanfaat untuk mengurai jaringan Santoso yang masih ada, termasuk siapa yang menyuplai anggaran," kata anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsy, Minggu (24/7). 

Dia yakin, pasti ada penyandang dana untuk kelompok Santoso. Sebab, kelompok ini sudah bertahun-tahun berpindah di pegunungan satu dengan lainnya. 

"Pastilah ada yang menyokong pendanaannya," tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera itu. 

Dia mengatakan, istri Santoso ini perlu mendapat penanganan khusus. Bahkan, ia menegaskan, akan lebih baik jika Delima kooperatif dan sukarela membantu penegak hukum. 

Jika Delima mau bekerja sama, maka perlu dipertimbangkan juga untuk memanfaatkan Delima dalam program deradikalisasi. 

"Sehingga dapat menghambat tumbuhnya sel terorisme di Poso dan Bima, mengingat Delima berasal dari daerah Bima," ujar legislator daerah pemilihan Kalimantan Selatan ini. 

JAKARTA - Keberhasilan Satuan Tugas Operasi Tinombala menangkap hidup-hidup Dalima alias Jamiatun Muslim alias Bunga alias Umi Delima, memberikan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News