600 Guru Ikut Gandakan Uang di Padepokan Dimas Kanjeng

600 Guru Ikut Gandakan Uang di Padepokan Dimas Kanjeng
Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat dikeler Unit Jatanras Polda Jatim untuk dimintai keterangan di Mapolda Jatim kemarin (28/9). Foto: Dite Surendra/Jawa Pos

jpnn.com - NGANJUK – Rupanya, di Nganjuk ada ribuan orang yang menjadi pengikut dan tertarik menggandakan uang di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo.

Lima guru dan kepala sekolah yang menjadi koordinator baru saja menjalani pembinaan di dinas pendidikan, pemuda dan olahraga (disdikpora). 

Sebab, mereka bolos selama hampir tiga bulan dan menetap di padepokan. “Pembinaannya dilakukan minggu lalu,” kata sumber Jawa Pos di disdikpora. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos menyebutkan, di Nganjuk ada sekitar 1.200 orang yang menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. 

Di antara ribuan orang itu, sekitar 600 di antaranya berprofesi sebagai guru. 

Lima guru dan kepala sekolah bertindak sebagai koordinator dan menetap di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sejak Juli lalu. 

“Koordinator utamanya ada satu orang asalnya dari  Rejoso,” lanjut sumber itu. 

Masih menurut sumber Jawa Pos, uang yang digandakan oleh para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi ini bermacam-macam. 

NGANJUK – Rupanya, di Nganjuk ada ribuan orang yang menjadi pengikut dan tertarik menggandakan uang di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News