Yakin IWIC Cetak Technopreneur Muda Bertalenta Global

Yakin IWIC Cetak Technopreneur Muda Bertalenta Global
Kepala BEKRAF, Triawan Munaf (kiri) , President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli bersama dengan pemenang Kategori Spesial Disable, Adrian Naufal R pada Grand Final IWIC 10. Foto: Ist for JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Ajang Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ke-10 (IWIC 10) dinilai akan mampu melahirkan technopreneur muda bertalenta global.

Karena itu patut didukung karena menjadi kesempatan emas bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di pentas global, sekaligus menciptakan aplikasi berkualitas untuk bangsa dan masyarakat Indonesia.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menyambut baik acara IWIC ke-10 yang bertujuan melahirkan technopreneur muda yang mampu bersaing di pentas global.

“Kami berharap pesertanya akan tambah banyak lagi tahun depan hingga 7.000 peserta. Tahun ini ada 3.500 peserta, termasuk dari mancanegara seperti Jepang, Filipina, dan Kamboja,” ujarnya dalam sambutan acara Grand Final IWIC ke-10, di Jakarta, Rabu (2/11).

Melalui ajang IWIC 10, Indosat Ooredoo kembali melahirkan investor muda berbakat dalam bidang aplikasi mobile.

Tidak hanya technopreneur muda dari Indonesia, namun juga technopreneur muda dari beberapa negara yang mengikuti ajang

IWIC 10 yang mulai tahun ini go global ke berbagai negara. Sebanyak 34 peserta menjadi juara pada IWIC 10 dari total 3.592 proposal yang diterima, baik itu ide maupun aplikasi yang berasal dari Indonesia dan peserta global seperti Jepang dan Myanmar.

IWIC merupakan program corporate social responsibility (CSR) Indosat Ooredoo untuk pilar edukasi dan inovasi.

JAKARTA – Ajang Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ke-10 (IWIC 10) dinilai akan mampu melahirkan technopreneur muda bertalenta global.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News