Inisiatif ini menjadi aksi bersih pantai pertama yang diinisiasi oleh Nestle Indonesia sebagai respons terhadap kondisi pesisir Pandeglang yang menghadapi tantangan serius akibat timbulan sampah, termasuk sampah kiriman laut. Dalam kegiatan ini, pembersihan difokuskan pada area sepanjang 350 meter garis pantai dengan total pengumpulan sekitar 250 kilogram sampah organik dan anorganik, termasuk berbagai jenis plastik, multilayer sachet, styrofoam, hingga jaring ikan (ghost nets).
Nestle Indonesia melalui program Nestle Coastal Warriors menginisiasi aksi bersih pantai di Kawasan Pesisir Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (12/5). Kegiatan ini merupakan wujud dalam mendukung transisi menuju ekonomi sirkular melalui aksi nyata pengurangan sampah pesisir, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan sampah berkelanjutan. Inisiatif ini terlaksana melalui keterlibatan komunitas lingkungan seperti Yayasan KEHATI, Yayasan SALAKA, Rhino Bahari, Lingkar Muda, Brigasspala SMAN 16 Pandeglang, dan Biodiversity Warrior UNTIRTA, dengan melibatkan total 50 partisipan.
Dalam peresmian program “Nestle Coastal Warriors” Selasa (12/5), Sustainability Manager Nestle Indonesia Helenna Ariesty (kelima kanan) secara simbolis menyerahkan peralatan pengolahan sampah plastik kepada Camat Kecamatan Sumur, Aang Sumarna, S.Sos. (ketiga kiri) didampingi oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Onah S.TP., MM., (keempat kanan) dan Manager Corporate & Partnership Yayasan KEHATI Elvira P. Wongsosudiro (ketiga kanan), dan Direktur Yayasan SALAKA Hendrawan Syafrie (kanan).
Seluruh partisipan dalam program “Nestle Coastal Warriors” secara bersama-sama melakukan aksi pembersihan pantai yang dilanjutkan dengan proses pengelolaan sampah yang optimal yang dipandu oleh Yayasan SALAKA di Kawasan Pesisir Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (12/5). Sampah plastik bernilai ekonomi akan disalurkan kepada mitra daur ulang, sementara plastik non-ekonomi seperti multilayer sachet, LDPE dan PP akan dimanfaatkan.