Warga dengan kendaraan sepeda motor menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6). Penyeberangan tradisional yang telah beroperasi sejak era 1960-an tersebut menjadi satu-satunya mobilitas sehari-hari yang menghubungkan wilayah Ciseeng dengan Rumpin. Keberadaannya dinilai penting karena memberikan jalur alternatif yang lebih dekat dibandingkan harus memutar melalui akses jalan darat sekitar lima kilometer menuju Rumpin dengan tarif Rp5.000 untuk satu sepeda motor beserta pengendaranya.
Warga dengan kendaraan sepeda motor menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6). Penyeberangan tradisional yang telah beroperasi sejak era 1960-an tersebut menjadi satu-satunya mobilitas sehari-hari yang menghubungkan wilayah Ciseeng dengan Rumpin. Keberadaannya dinilai penting karena memberikan jalur alternatif yang lebih dekat dibandingkan harus memutar melalui akses jalan darat sekitar lima kilometer menuju Rumpin.
Warga dengan kendaraan sepeda motor menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6). Penyeberangan tradisional yang telah beroperasi sejak era 1960-an tersebut menjadi satu-satunya mobilitas sehari-hari yang menghubungkan wilayah Ciseeng dengan Rumpin. Keberadaannya dinilai penting karena memberikan jalur alternatif yang lebih dekat dibandingkan harus memutar melalui akses jalan darat sekitar lima kilometer menuju Rumpin dengan tarif Rp5.000 untuk satu sepeda motor beserta pengendaranya.
Warga dengan kendaraan sepeda motor menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6). Penyeberangan tradisional yang telah beroperasi sejak era 1960-an tersebut menjadi satu-satunya mobilitas sehari-hari yang menghubungkan wilayah Ciseeng dengan Rumpin. Keberadaannya dinilai penting karena memberikan jalur alternatif yang lebih dekat dibandingkan harus memutar melalui akses jalan darat sekitar lima kilometer menuju Rumpin dengan tarif Rp5.000 untuk satu sepeda motor beserta pengendaranya.
Warga dengan kendaraan sepeda motor menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6). Penyeberangan tradisional yang telah beroperasi sejak era 1960-an tersebut menjadi satu-satunya mobilitas sehari-hari yang menghubungkan wilayah Ciseeng dengan Rumpin. Keberadaannya dinilai penting karena memberikan jalur alternatif yang lebih dekat dibandingkan harus memutar melalui akses jalan darat sekitar lima kilometer menuju Rumpin dengan tarif Rp5.000 untuk satu sepeda motor beserta pengendaranya.