Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara Ardhina Zaiza pada konferensi pers terkait program pemanfaatan sampah di Yayasan Swara Peduli, Jakarta, Jumat (13/2). Bank Sampah Swara Cipta Mandiri bersama Mahija Parahita Nusantara dan Coca-Cola Indonesia memberdayakan 15 pemulung dengan budi daya maggot dari sampah organik untuk pakan ternak ikan nila dan ayam petelur.
Warga binaan memberikan makan untuk ikan di kolam budidaya Yayasan Swara Peduli, Jakarta, Jumat (13/2). Bank Sampah Swara Cipta Mandiri bersama Mahija Parahita Nusantara dan Coca-Cola Indonesia memberdayakan 15 pemulung dengan budi daya maggot dari sampah organik untuk pakan ternak ikan nila dan ayam petelur.
Senior Director of Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo pada konferensi pers terkait program pemanfaatan sampah di Yayasan Swara Peduli, Jakarta, Jumat (13/2). Bank Sampah Swara Cipta Mandiri bersama Mahija Parahita Nusantara dan Coca-Cola Indonesia memberdayakan 15 pemulung dengan budi daya maggot dari sampah organik untuk pakan ternak ikan nila dan ayam petelur.
Senior Director of Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo (kanan) bersama Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara Ardhina Zaiza pada konferensi pers terkait program pemanfaatan sampah di Yayasan Swara Peduli, Jakarta, Jumat (13/2). Bank Sampah Swara Cipta Mandiri bersama Mahija Parahita Nusantara dan Coca-Cola Indonesia memberdayakan 15 pemulung dengan budi daya maggot dari sampah organik untuk pakan ternak ikan nila dan ayam petelur.
Warga binaan mengambil telur ayam dari kandang budidaya Yayasan Swara Peduli, Jakarta, Jumat (13/2). Bank Sampah Swara Cipta Mandiri bersama Mahija Parahita Nusantara dan Coca-Cola Indonesia memberdayakan 15 pemulung dengan budi daya maggot dari sampah organik untuk pakan ternak ikan nila dan ayam petelur.