Agriculture Affairs dan License to Operate Lead Bayer Indonesia Aditia Rusmawan dalam pelepasan ekspor perdana 30 ton benih jagung bioteknologi varietas DK95R PT Bayer Indonesia ke Vietnam, Kamis (11/6) di Pasuruan, Jawa Timur. Sejalan dengan meningkatnya permintaan pasar regional, Bayer menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan petani Indonesia sekaligus berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan regional.
Pelaksana Harian Direktur Jenderal Tanaman Pangan sekaligus Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Letjen TNI Irham Waroihan menghadiri pelepasan ekspor perdana 30 ton benih jagung bioteknologi varietas DK95R PT Bayer Indonesia ke Vietnam, Kamis (11/6) di Pasuruan, Jawa Timur. Kehadiran benih unggul berteknologi tinggi ini dinilai sejalan dengan upaya peningkatan produktivitas tanaman pangan nasional sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian Indonesia di pasar regional.
Bayer Indonesia, melepas ekspor perdana 30 ton benih jagung bioteknologi varietas DK95R ke Vietnam, Kamis (11/6) di Pasuruan, Jawa Timur. Diluncurkan pada 2023 lalu, DK95R merupakan benih jagung bioteknologi komersial pertama dari Bayer Indonesia. Benih ini toleran terhadap herbisida glifosat sehingga memungkinkan petani mengendalikan gulma secara lebih efektif dan efisien tanpa merusak tanaman budidaya. Benih jagung DK95R telah teruji mampu mempertahankan potensi hasil optimal dibandingkan benih konvensional, serta berpotensi meningkatkan pendapatan hingga 30 persen.
Agriculture Affairs dan License to Operate Lead Bayer Indonesia, Aditia Rusmawan (tengah kiri), secara simbolis menyerahkan benih jagung bioteknologi varietas DK95R yang akan diekspor perdana ke Vietnam kepada Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Widiastuti, S.E (tengah kanan), saat pelepasan ekspor di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (11/6). Di pasar domestik, benih ini telah didistribusikan sebanyak 30 ton dan digunakan pada lebih dari 15.000 hektar lahan pertanian di seluruh Indonesia. Pencapaian ini memungkinkan Bayer untuk terus meningkatkan skala dan kualitas produksi dengan standar yang dipersyaratkan pasar internasional.
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Widiastuti, S.E., M.Si. menyampaikan sambutan dalam pelepasan ekspor perdana 30 ton benih jagung bioteknologi varietas DK95R dari Bayer Indonesia ke Vietnam, Kamis (11/6) di Pasuruan, Jawa Timur. Ekspor ini menjadi bukti kapabilitas Indonesia dalam memproduksi dan memasok teknologi pertanian modern ke pasar regional, sekaligus mendukung agenda penguatan ketahanan pangan dan daya saing nasional.