1 ASN Mendadak Terima Telepon, Rapat di DPRD Langsung Bubar, Ada yang Pulang, Mandi

1 ASN Mendadak Terima Telepon, Rapat di DPRD Langsung Bubar, Ada yang Pulang, Mandi
Ilustrasi bahaya Covid-19. Foto: Ricardo

Kemudian, saat rapat berjalan, hasil tes tersebut baru diketahui, lalu petugas kesehatan menjemput yang bersangkutan di tengah rapat.

"Ya mungkin (ASN) itu diundang dan dia datang. Waktu swab dia belum ketahuan hasilnya, pas dijemput itu baru ketahuan positif. Ya kalau tahu positif begitu dia juga tidak akan datang. Bukan staf dewan atau anggota dewan, tetapi dari diskominfo hanya identitasnya saya masih tidak tahu lebih lanjut," ucapnya.

Rapat tersebut melibatkan para pegawai di Sekretariat DPRD, Diskominfo Kabupaten Bekasi, serta Biro Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat di ruang Badan Legislatif membahas Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Terkait penemuan kasus tersebut, Herman mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut.

Namun, dia menegaskan seluruh pegawai dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi akan menjalani tes usap COVID-19 pada pekan depan.

"Kami harap tidak menginfeksi di lingkungan ini, soalnya masih terdapat banyak agenda di DPRD. Maka pekan depan seluruhnya akan dilakukan swab," katanya.

Sementara itu, salah seorang pegawai menyatakan saat rapat berlangsung ASN yang terkonfirmasi positif itu tetap mengenakan masker. Dia berharap tidak ada yang tertulari.

"Untungnya dia pakai masker, tidak lepas masker. Jadi pas rapat itu orangnya ditelepon terus keluar, ternyata positif. Lalu rapat bubar, semua gedung disemprot disinfektan. Saya juga langsung pulang, langsung mandi," kata dia. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Saat rapat tersebut, ASN itu mendadak terima telepon. Tak lama kemudian semua bubar, ada yang langsung pulang.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News