1 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Belum Ditemukan Bernama Nabila
jpnn.com, SEMARANG - Pencarian terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang yang terseret arus Sungai Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, terus dilakukan.
Hingga Rabu (5/11), total sudah lima korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Semarang Mulwahyono mengatakan dua jasad terbaru ditemukan pada Rabu pagi.
Mereka adalah Bima Pranawira (21), warga Gresik, dan Muhammad Jibril Asyarofi (21), warga Jepara.
“Korban atas nama Bima ditemukan pukul 08.12 WIB, sedangkan Jibril ditemukan pukul 09.20 WIB,” ujar Mulwahyono.
Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Kendal untuk proses identifikasi lebih lanjut. Dengan temuan ini, total korban tewas menjadi lima orang.
Sementara satu mahasiswa bernama Nabila Yulian Dessi Pramesti (21), warga Bojonegoro, masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kronologi Kejadian
Total saat ini ada lima mahasiswa KKN UIN Walisongo ditemukan tewas hanyut di Sungai Jolinggo Kendal, satu masih dalam pencarian.
- Pencarian 6 Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Tewas di Sungai Jolinggo Berakhir
- Kronologi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut di Sungai Jolingggo Kendal
- Penjelasan Rektor UIN Walisongo Soal Tragedi 6 Mahasiswa KKN yang Hanyut di Kendal
- Tragedi River Tubing di Kendal: 6 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut, 3 Tewas
- Jurnalis UIN Walisongo Diteror Seusai Meliput Diskusi Militerisme
- Kemenag: Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Lahirkan Dokter Muslim Ahli Stem Cell
JPNN.com




