14 Penumpang Tewas saat Kecelakaan Kereta, Bos KAI Boby Rasyidin Buka Posko Darurat
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Boby Rasyidin membawa kabar duka yang sangat mendalam terkait kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4).
Boby mengungkapkan bahwa jumlah korban jiwa dalam insiden ini mencapai belasan orang.
"Izin rekan-rekan media, menyambung tadi pembukaan dari Pak Menteri, jadi jumlah korban itu adalah 14 orang jiwa meninggal dunia," ujar Boby di lokasi kejadian.
Selain korban meninggal, Boby memaparkan bahwa terdapat puluhan penumpang lainnya yang mengalami luka-luka. Saat ini, para korban tengah mendapatkan perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.
"Ada 84 yang luka-luka, cuma 84 yang luka-luka ini itu sebagian besar masih dirawat di delapan rumah sakit," tuturnya.
KAI berkomitmen penuh untuk menanggung dan memberikan pelayanan terbaik bagi para korban.
Boby menegaskan pihaknya ingin para korban yang selamat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas.
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI juga bergerak cepat mendirikan posko tanggap darurat di dua titik strategis, yakni di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur. Posko ini akan bersiaga dalam waktu yang cukup lama.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Boby Rasyidin membawa kabar duka yang sangat mendalam terkait kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur
- Cara KAI Bangun Customer Experience untuk Semua
- Transformasi KAI Kini Makin Terasa oleh Pelanggan
- Tumbuh 17 Persen, Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Makin Moncer
- Serikat Pekerja KAI Services dan Manajemen Sepakati PKB, Perkuat Hubungan Industrial
- Bukan Cuma Tepat Waktu, Ini Alasan Masyarakat Makin Percaya Naik Kereta Api
- KAI Tertibkan Lapak Liar Sepanjang Petak Jalan Pasar Senen–Pasar Gaplok
JPNN.com




