15 Rumah Rusak Dihantam Gelombang Laut di Sulteng
jpnn.com - JAKARTA - Gelombang laut tinggi di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, menghantam belasan rumah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 15 unit rumah warga rusak setelah dihantam gelombang laut tinggi tersebut.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dari 15 itu, tujuh unit rumah mengalami rusak ringan dan delapan lainnya rusak berat.
Rumah-rumah yang mengalami kerusakan itu masih-masing tersebar di sepanjang pesisir pantai di Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara, dan Desa Lambako, serta Pasir Putih, Kecamatan Banggai.
"Tim Reaksi Cepat BPBD setempat melakukan asesmen," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/4).
Muhari menambahkan Banjir rob yang disertai gelombang tinggi juga mengancam deretan hunian warga lainnya yang berada di garis pantai itu.
Dia menjelaskan bahwa peristiwa gelombang tinggi terjadi seketika pada Sabtu (18/4) pukul 03:00 WITA. Suasana tenang tiba-tiba berubah riuh ketika laut bergelombang tinggi lalu menghantam rumah-rumah yang penghuninya terlelap.
Sebagaimana foto dan rekaman video amatir yang diterima Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, sebagian besar rumah yang rusak berat berdinding papan dan beratapkan anyaman daun kelapa/nipah.
Meski BNPB dalam laporannya tidak menjelaskan secara terperinci bagaimana kondisi 15 keluarga penghuni rumah yang terdampak saat ini, tetapi keluarga itu dipastikan mendapat pendampingan petugas dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banggai Laut. (antara/jpnn)
BPNB menyatakan 15 rumah warga rusak akibat dihantam gelombang laut di Sulawesi Tengah.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Kejahatan IRT Ini Terungkap, Polisi Sita 163 Paket Sabu-Sabu
- Seorang Pendaki Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
- Erupsi Gunung Api Dukono: 3 Pendaki Masih Dicari
- Tangkap 8 Terduga Teroris di Sulteng, Densus 88: JAD Terafiliasi ISIS
- DPRD Sulteng: Batalkan IUP Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan!
- Soal Potensi El Nino Godzilla, Mitigasi Harus Dilakukan Jauh Sebelum Bencana Terjadi
JPNN.com




