2 Tanda Puasa Kita Diterima Oleh Allah
jpnn.com, JAKARTA - Selain menahan diri dari hal-hal yang dihalalkan syariat, seperti makan, minum, dan hubungan intim suami istri bagi yang telah menikah, aspek lain seperti kejujuran menjadi hal krusial saat menjalankan ibadah puasa.
Salah satu ulama dari kalangan Hanabilah (madzhab Hanbali) bernama Ibnu Rajab menjelaskan tanda-tanda yang mengindikasikan diterimanya ibadah puasa.
Dalam kitabnya Lathaiful Ma’arif setidaknya dijelaskan bahwa ada dua tanda ibadah puasa seseorang diterima.
Walaupun tanda yang dijelaskan tidak absolut, kemungkinan diterimanya cukup besar. Uniknya, tanda-tanda itu berdasar pada pola tindakan seseorang dalam berpuasa, bukan dari eksternal.
1. Terbiasa Berpuasa di Bulan Syawal
Salah satu tanda seseorang diterima ibadah puasanya selama bulan Ramadhan adalah melanjutkan berpuasa di bulan Syawal.
Lebih tepatnya hari kedua pada bulan Syawal sampai pada hari ketujuh. Tidak hanya mendapatkan keutamaan-keutamaan berpuasa di bulan Syawal seperti setara berpuasa selama satu tahun penuh, namun menjadi indikator diterimanya puasa seseorang.
Berdasar pada kaidah “suatu amal saleh dapat diterima jika melaksanakan amal saleh setelahnya” menjadikan berpuasa di bulan Syawal menjadi salah satu tanda diterimanya puasa Ramadhan.
Tanda-tanda berikut mengindikasikan bahwa diterimanya ibadah puasa kita selama bulan Ramadan.
- Transaksi Bank Mega Syariah Capai Rp243 Miliar Selama Ramadan 2026
- Penjualan Kendaraan di RI Meningkat, di Tengah Konflik Timur Tengah
- J&T Express: Fesyen Dominasi Pengiriman Ramadan 2026, Jakarta Tetap Jadi Tujuan Utama
- Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia & TikTok Shop, Transaksi Sahur Naik 15 Kali
- Soal Bujet THR Para Pekerja, Dude Harlino Bicara Begini
- LAZISNU Depok Himpun Rp 1,7 Miliar Dana Zakat Selama Ramadan 1447 H
JPNN.com




