2,2 Ton Sampah Plastik Disulap Jadi Sekolah Ramah Lingkungan
jpnn.com, KOTA TANGERANG - Material inovatif eco-blocks yang terbuat dari olahan limbah plastik menjadi bahan baku utama pembangunan gedung sekolah KB Cahaya Persada di Mauk, Tangerang.
Hal itu terlaksana berkat kolaborasi antara PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS) dan Happy Hearts Indonesia, perusahaan penyedia bahan baku dan solusi terintegrasi.
Mereka berhasil mengubah sekitar 2,2 ton sampah plastik menjadi fasilitas pendidikan yang kokoh sekaligus ramah lingkungan bagi sekitar 100 orang penerima manfaat. Penggunaan eco-blocks dalam konstruksi sekolah ini bukan sekadar inovasi bangunan, melainkan langkah konkret dalam pelestarian alam.
Langkah ini tercatat berhasil berkontribusi langsung pada pengurangan emisi karbon sebesar 5,2 ton CO2. Proyek ini membuktikan bahwa material berkelanjutan mampu menjadi solusi infrastruktur pendidikan yang aman dan layak, selaras dengan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) yang diusung oleh perusahaan dengan pengalaman lebih dari 74 tahun tersebut.
"Pembangunan ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan dan generasi mendatang," kata Head of Investor Relations, Corporate Communications and ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, Rabu (29/4).
Selain keunggulan pada aspek material bangunan, semangat kebersamaan juga ditunjukkan melalui keterlibatan langsung karyawan Lautan Luas. Para karyawan turun tangan melakukan aksi mural painting di dinding sekolah untuk memberikan sentuhan artistik yang edukatif.
Kegiatan mengecat mural ini bertujuan menciptakan atmosfer belajar yang lebih ceria dan inspiratif, sekaligus menjadi media bagi karyawan untuk berkontribusi secara personal kepada masyarakat.
Eurike berharap fasilitas yang lahir dari pengolahan sampah plastik ini dapat menjadi tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak di Mauk. Kreativitas yang dituangkan melalui mural juga diharapkan mempererat kolaborasi dan rasa kepedulian karyawan terhadap isu sosial.
PT Lautan Luas Tbk menyulap 2,2 ton sampah plastik menjadi sekolah ramah lingkungan di Tangerang
- Mendag Ungkap, Impor Bahan Baku Plastik Segera Tiba, Sabar Ya!
- Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Bahan Baku Plastik
- Pasokan Nafta Langka, Begini Instruksi Prabowo kepada Bahlil
- Dorong Industri Petrokimia, Pemerintah Hapus Bea Masuk LPG dan Polimer Plastik
- Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
- PASPI: Harga Kemasan Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng Domestik
JPNN.com




