3 Hikmah Sahur di Akhir Waktu
jpnn.com, JAKARTA - Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu menyerukan “Segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.”
Yang artinya, sebaik-baik makan sahur adalah di akhir waktu.
Jadi makan sahur yang dipepetkan waktunya dengan saat adzan Subuh itu semakin baik sebab batas akhir waktu sahur adalah saat masuk waktu salat tersebut.
Adapun hikmahnya sebagai berikut:
Pertama, agar kita cukup kuat menahan lapar dari saat awal berpuasa (waktu Subuh) hingga akhir berpuasa (waktu Maghrib) pada hari itu.
Bandingkan dengan jika kita sahur setelah salat tarawih. Misalnya jam 9 malam. Bisa jadi pada saat Dzuhur kita sudah merasa sangat lapar. Hal ini bisa mengganggu puasa.
Kedua, agar jarak antara selesainya kita makan sahur dengan saat salat Subuh tidak jauh. Ini memungkinkan kita untuk bersegera melakukan salat Subuh di awal waktu.
Ketiga, sudah banyak bukti banyak orang ketika tidur kembali setelah makan sahur, misalnya karena waktu Subuh dirasa masih lama, maka salat subuhnya menjadi kesiangan karena terlambat bangun.
Jadi makan sahur yang dipepetkan waktunya dengan saat adzan Subuh itu semakin baik. Simak selengkapya.
- Transaksi Bank Mega Syariah Capai Rp243 Miliar Selama Ramadan 2026
- Penjualan Kendaraan di RI Meningkat, di Tengah Konflik Timur Tengah
- J&T Express: Fesyen Dominasi Pengiriman Ramadan 2026, Jakarta Tetap Jadi Tujuan Utama
- Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia & TikTok Shop, Transaksi Sahur Naik 15 Kali
- Soal Bujet THR Para Pekerja, Dude Harlino Bicara Begini
- LAZISNU Depok Himpun Rp 1,7 Miliar Dana Zakat Selama Ramadan 1447 H
JPNN.com




