4 Pegawai SPBU Dihajar Seorang Pria di Tuban, Begini Kronologinya
jpnn.com, TUBAN - Polres Tuban menyelidiki kasus penganiayaan yang dialami empat orang karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kasatreskrim Polres Tuban AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam mengatakan empat karyawan SPBU yang menjadi korban penganiayaan adalah VPF (23), AN (32), PS (48), dan RW (48).
Sedangkan terlapor atau terduga pelaku penganiayaan berinisial SJ (54), warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
"Polres Tuban sudah menyelidiki kasus penganiayaan yang dialami karyawan SPBU dengan melakukan identifikasi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi," kata Bobby.
Dia menjelaskan kasus penganiayaan itu bermula saat karyawan melakukan pengecekan stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Parangbatu pada Sabtu (7/2) malam sekitar pukul 18.24 WIB.
Ketika pengecekan stok BBM tersebut, karyawan SPBU belum bisa melayani pembelian BBM.
Kemudian, terlapor SJ datang ke SPBU itu untuk mengisi BBM jenis Pertamax, sedangkan VPF (operator SPBU) sudah meminta SJ menunggu sebentar karena ada pengecekan stok BBM.
"Namun, terlapor marah dan keluar dari dalam mobil, kemudian menarik kerah baju, topi dan memukul wajah VPF," jelasnya.
Seorang pria ditangkap Polres Tuban setelah menganiaya empat pegawa SPBU setempat.
- ART Hera Ungkap Kronologi Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Erin
- ART di Makassar Diduga Mencuri Perhiasan Majikan Senilai Rp 700 Juta, Begini Kasusnya
- Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Kenapa?
- Bule Prancis Ditangkap Polisi Lantaran Menganiaya Seorang Pria di Gym Denpasar
- Driver Ojol Dianiaya di Labuan Bajo, Keamanan pada Destinasi Wisata Jadi Sorotan
- Nafsu Tak Terbendung, Kakek Usia 65 Tahun Nekat Cabuli Wanita Disabilitas, Sontoloyo
JPNN.com




