5 Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ditangkap, 4 Orang Ditembak, 1 Buron

5 Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ditangkap, 4 Orang Ditembak, 1 Buron
Edi (kanan) yang menjadi otak kasus penggandaan uang ini diamankan polisi di Kalsel. Foto: prokal.co

jpnn.com, BANJARMASIN - Tim gabungan dari Satreskrim Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap kasus penipuan penggandaan uang dengan modus minyak ajaib pada Minggu (15/8).

Empat dari lima pelaku yang dibekuk di berbagai tempat di Kalsel tersebut terpaksa ditembak polisi. Mereka melawan atau mencoba kabur saat ditangkap.

Di antaranya Hadri Junaidi, 43, warga Jalan Ahmad Yani kilometer 15,2. Lalu Marhat, 50, warga Guntung Damar, Banjarbaru.

Kemudian Muhammad Rizal, 41, warga Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Dan Edi S, 54, warga Mangga Tiga, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dua warga luar Kalsel itulah yang menjadi otak penipuan. Sedangkan Khairul Anwar, 53, warga Guntung Paikat, Banjarbaru lolos dari peluru polisi karena langsung menyerah tanpa melawan.

Kasus ini masih menyisakan seorang tersangka. Identitasnya sudah dikantongi, tapi masih diburu.

Kasus ini terjadi di Hotel Kharisma di Jalan KS Tubun, Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan pada Rabu (11/8) sore.

Korbannya adalah Misrudin Noor, 53, warga Sungai Paring, Martapura, Kabupaten Banjar. Dari tangan korban, uang Rp100 juta dibawa kabur.

Empat dari lima pelaku yang tertangkap karena kasus penipuan penggandaan uang dengan minyak ajaib ditembak polisi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News