7 Pernyataan Sikap MUI atas Polemik Omongan Jusuf Kalla

7 Pernyataan Sikap MUI atas Polemik Omongan Jusuf Kalla
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Foto: Kenny Kurnia Putra/jpnn.com

Penting bagi kita semua untuk mengambil nilai-nilai hikmah dari setiap peristiwa masa lalu agar menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam merajut masa depan yang lebih harmonis dan penuh persaudaraan.

4. Dalam menjaga suasana kebangsaan yang kondusif, MUI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mengedepankan diksi yang menyejukkan dan mempersatukan.

Kedewasaan kita dalam berbangsa tecermin dari kemampuan kita mengubah setiap dinamika menjadi energi positif yang memperkokoh persatuan nasional, sehingga setiap tutur kata yang muncul di ruang publik menjadi kontribusi nyata bagi perdamaian.

5. MUI mengimbau masyarakat luas untuk mengedepankan sikap husnuzan (prasangka baik) dan membudayakan tabayun (klarifikasi) terhadap setiap informasi yang beredar. 

"Di tengah derasnya arus informasi media sosial, kita jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang terfragmentasi. Mari kita lihat setiap pernyataan dari kacamata persatuan yang lebih luas," imbaunya.

6. MUI mengimbau kepada seluruh pihak utamanya para tokoh masyarakat, agama dan masyarakat luas untuk segera menghentikan polemik ini. Perdebatan yang berlarut-larut di ruang publik dinilai sudah tidak produktif dan justru berisiko mengoyak rajutan kerukunan umat beragama yang telah kita bangun bersama. 

Mari kita tutup celah adu domba dan kembali fokus pada agenda kebangsaan yang lebih strategis.

7. Tugas utama kita hari ini adalah memperkokoh ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wataniyah, dan ukhuwah basariyah. Kebersamaan dan saling menghormati adalah modal utama Indonesia untuk terus melangkah maju sebagai bangsa yang beradab.

Dewan Pertimbangan MUI mengeluarkan tujuh sikap terkait polemik pernyataan Jusuf Kalla.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News