Ada Nama Jokowi di Jajaran Dewan Penasihat Forum Ekonomi Buatan Pengusaha Yahudi
jpnn.com - Mantan Presiden RI Joko Widodo menduduki posisi mentereng di Bloomberg New Economy.
Jokowi -panggilan bekennya- dipercaya sebagai anggota dewan penasihat di forum global yang didirikan pengusaha kondang Michael Rubens Bloomberg itu.
Bloomberg yang dikenal sebagai pengusaha Yahudi itu pernah menjabat wali kota New York selama tiga periode sejak 1 Januari 2002 hingga 31 Desember 2013.
Filantrop keturunan imigran Yahudi dari Eropa Timur itu mendidikan Bloomberg New Economy pada 2018.
Bloomberg yang gencar mendanai kampanye antitembakau juga dinobatkan sebagai salah satu Yahudi sangat berpengaruh di dunia.
Namanya bersama pendiri WhatsApp Jan Koum, pengusaha teknologi informasi Michael Dell, Marc Benioff, Larry Ellison, dan miliuner Bill Ackman, berada di posisi ke-14 dari daftar 50 Yahudi Paling Berpengaruh pada 2025 versi The Jerusalem Post.
Laman Bloomberg New Economy mendedahkan misinya ialah terlibat dalam pergeseran kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur dan Utara ke Selatan yang berakar pada demografi dengan dorongan globalisasi dan dipercepat digitalisasi.
"Misi kami ialah menghadapi tantangan terbesar bagi kemakmuran global dan mendorong dialog menuju solusi," demikian keterangan di bagian ‘About” laman Bloomberg New Economy.
Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menduduki posisi mentereng di Bloomberg New Economy, sebagai penasihat forum ekonomi buatan pengusaha Yahudi itu.
- CDC 2025: Sorot Perdagangan Kredit Karbon Berkelanjutan hingga Banjir Sumatra
- Pengamat Apresiasi Langkah Pertamina Tak Menaikkan Harga BBM di Wilayah Bencana
- Purbaya Bakal Negosiasi Ulang dengan China Bahas Utang Whoosh
- Memberdayakan Ekonomi Masyarakat, Empower Academy Raih Penghargaan ICS Awards 2025
- Herman Deru Salurkan Rp 371 Miliar untuk Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten OKI
- Tak Hanya soal Ekonomi, Bahlil Ungkap Dua Pilar Utama Perbaikan Tata Kelola Tambang
JPNN.com




