Ada Pusat Judi Kasino di Bandung, MUI Jabar Kritik Kinerja Wali Kota Farhan
jpnn.com, BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut berkomentar soal pengungkapan praktik judi ala kasino yang beroperasi di Jalan Ahmad Yani, Kosambi, Kota Bandung.
Sekretaris MUI Jabar Rafani Akhyar pun menyoroti kinerja Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, yang kecolongan dengan adanya praktik judi ala kasino ini.
Adapun praktik judi konvensional tersebut terletak di kawasan pertokoan pusat Kota Bandung dan berhasil diungkap Polda Jabar.
Rafani mengatakan, bukan tidak mungkin praktik serupa terjadi di tempat lain. Pihaknya pun mendorong agar polisi terus melakukan pengembangan kasus judi ini.
“Kami mengapresiasi kerja Polda Jabar, ini kan baru satu dan disinyalir bukan cuma satu, mudah-mudahan yang lain bisa segera ditangkap lagi dan proses hukumnya harus cepat biar ada efek jera,” kata Rafani, Rabu (18/6).
Rafani juga meminta agar Polisi mengungkap semua orang-orang yang terlibat dalam praktik haram tersebut.
“Kami mendorong agar Polisi membuka sejelas-jelasnya, siapa bandarnya, siapa orang di belakangnya, pemilik modalnya, supaya terungkap semuanya,” ucapnya.
Dia pun menyebut jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kecolongan dengan adanya praktik judi kasino yang berlokasi di tengah Kota Bandung.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut berkomentar soal pengungkapan praktik judi ala kasino yang beroperasi di Jalan Ahmad Yani, Kosambi, Kota Bandung.
- Kasus Judi Online Hayam Wuruk Diduga Libatkan Pengusaha Hiburan Malam
- Anwar Abbas: Judol Mengeruk Dana Masyarakat dalam Jumlah Besar
- Persib Taklukkan Persija, Farhan Minta Bobotoh tak Euforia Berlebihan
- Alhamdulillah, 3.144 Guru Honorer di Bandung Akhirnya Terima Gaji, Buruan Dicek
- Wali Kota Jaksel Pastikan Penanganan Ikan Sapu-Sapu di Jagakarsa Sesuai Rekomendasi MUI
- Wali Kota Farhan Respons Revitalisasi Gedung Sate, Usul Ada Kajian dari Ahli & Budayawan
JPNN.com




