Ada Sinyal Persija Jakarta Bakal Obral Penyerang
jpnn.com - JAKARTA - Persija Jakarta bak memberi sinyal akan mengobral penyerang dan mencari striker haus gol di bursa transfer untuk mengarungi Super League musim depan.
Isyarat itu muncul dari Manajer Persija Ardhi Tjahjoko yang mengakui bahwa salah satu kekurangan timnya pada musim ini ialah tidak mempunyai penyerang haus gol seperti Marko Simic yang mampu mengantarkan tim juara Liga 1 Indonesia pada 2018.
Menurut Ardhi, ketiadaan penyerang tajam membuat Persija gagal bersaing merebut gelar juara dan harus puas finis di posisi ketiga klasemen.
"Kami tidak mempunyai goal getter. Jadi, saat bola itu sudah sampai ke depan, susah untuk membuat gol," kata Ardhi seperti dipetik dari beranda Antara, Rabu (20/5).
Saat ikut membawa Persija juara, Simic mencetak 28 gol. Jumlah gol pesepak bola asal Kroasia tersebut lebih dari setengah jumlah gol Persija di musim itu yang berjumlah 53 gol.
Pada musim 2025/2026, pencetak gol terbanyak Persija Maxwell Souza membuat 15 gol. Jumlah gol striker asal Brasil itu tidak lebih dari seperempat total gol Macan Kemayoran yang berjumlah 62 gol.
Meski musim ini Persija kekurangan sosok penyerang subur, Ardhi menilai secara keseluruhan timnya lebih baik dari edisi 2018 saat menjadi juara, yang dapat dilihat dari perolehan poin.
Saat ini, Persija memiliki 68 poin dan bisa bertambah lagi apabila meraih kemenangan pada laga terakhir musim ini menghadapi Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5).
Ketiadaan penyerang tajam membuat Persija gagal bersaing merebut gelar juara Super League musim ini.
- Perpisahan Pablo Oliveira dan Arema FC Menyimpan Sebuah Cerita
- Manyala! Borneo FC Perpanjang Kontrak Nadeo dan Rivaldo
- Persija Masih Rahasiakan Agenda Pramusim Shin Tae Yong, Apa yang Disiapkan?
- Didepak Arema Setelah 10 Tahun Mengabdi, Dedik Setiawan: Saya Tidak Tahu Alasannya
- Persijap Tak Lagi Sekadar Bertahan, Mario Lemos Kini Dibebani Target Lebih Tinggi
- Arema FC dan Dalberto Berpisah, Statistik Sang Bomber Sulit Diabaikan
JPNN.com




