Afifah Shahnameh
Oleh Dahlan Iskan
jpnn.com - Saya belum pernah membaca buku terkenal ini: Shahnameh. Saya ingin membacanya, tetapi sulit mendapatkannya.
Anda sudah tahu: Shahnameh memang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris: The Persian Book of Kings.
Ada juga terjemahan dengan judul lain: saya sulit memilih yang mana; yang diterjemahkan oleh siapa.

Saya harus bertemu dulu dengan orang yang pernah membacanya –dalam bahasa aslinya: Persia.
Akhirnya saya bertemu si dia: Afifah Ahmad. Wanita Bandung asal Semarang yang tumbuh sebagai anak-anak di Purwakarta.
Afifah lulusan sastra Parsi dari Az-Zahra University, Teheran. Di sana Afifah masuk S-1 sampai S-2. Itulah universitas khusus untuk perempuan. Program studinya banyak; mulai fisika, teknik, sampai sastra. Ada juga jurusan studi perempuan.
Di sana, mahasiswa jurusan apa pun awalnya harus mengambil mata kuliah yang satu ini: sastra kepahlawanan. Dua semester.
Saya belum pernah membaca buku terkenal ini: Shahnameh. Saya ingin membacanya tapi sulit mendapatkannya.
- Soal Seruan IRGC Iran, Tegar Bimantoro: Alarm Keras Bagi Aktivasi Sel Tidur Terorisme di Indonesia
- Trump Tegaskan AS akan Bertindak Cepat jika Iran Gagal Memberikan Jawaban Memuaskan
- Iran Siap Gunakan Senjata Canggih Jika AS Menyerang
- Iran Punya Senjata Canggih Belum Digunakan di Medan Perang
- Dor! Dor!
- Rujak Ambon
JPNN.com




