Agus Deyang
Oleh Dahlan Iskan
jpnn.com - "Sudah waktunya tukang kritik melakukan perbaikan dari dalam.”
Itu saya ucapkan padanyi saat Nanik S. Deyang dilantik untuk jabatan setingkat wakil menteri: wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
"Doanya ya, Boss...," jawabnyi pendek. Sejak lama dia panggil saya bos.
Kemarin Deyang naik jabatan: menjadi ketua BGN --setingkat menteri-- menggantikan Dadan Hindayana. Tidak ada penjelasan rinci mengapa Dadan diganti.
Akan tetapi, rasanya, Anda sudah tahu, pun sebelum diberi tahu: begitu banyak kritik untuk BGN --utamanya soal kualitas makanan dan cara ia berkomunikasi dengan medsos.
Soal persentase yang keracunan, misalnya, yang ia ucapkan tidak salah, tetapi kurang pas untuk medsos masa kini. Demikian juga soal siapa saja yang dapat izin buka dapur MBG.
Yang perlu dipuji dari Dadan adalah: kecepatannya mengembalikan dana yang tidak terpakai ke kas negara.
Saya bukan bos Deyang. Hanya saja, ketika dia menjadi wartawan, dia sering mewawancarai saya, khususnya soal sepak bola. Dia wartawan yang amat militan. Tidak takut risiko apa pun.
Saya bukan bos Nanik S Deyang. Hanya saja, ketika dia menjadi wartawan, dia sering mewawancarai saya, khususnya soal sepak bola. Dia wartawan yang amat militan.
- Prabowo Janji Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
- Analisis Kebijakan Publik dan Hukum dalam Perspektif SK Dapur 3T BGN
- Prabowo ke Pengusaha HIPMI: Jangan Dengar yang Nyinyir, Fokus Kerja Buat Bangsa!
- Mulai Move-on
- Partai Demokrat Bantah Kabar soal AHY Terkait dengan Sony Sonjaya di Kasus BGN
- Nanik BGN Temui Menteri BGS, Kemenkes Siapkan Ahli Terbaik demi MBG
JPNN.com




