Agustusan di Manggarai, Ganjar Pranowo Rayakan HUT RI Bersama Pengungsi Korban Gempa
“Kamu tidak sekolah? Berarti tidak upacara dong?" tanya Ganjar.
Anak-anak tersebut menjawab bahwa mereka tidak bersekolah karena kondisi akibat gempa. Jawaban sederhana itu kemudian memunculkan inisiatif Ganjar untuk tetap menghadirkan suasana peringatan kemerdekaan bagi para pengungsi.
Ganjar mengajak para relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan dan tim kesehatan PDIP yang berada di lokasi untuk bersama-sama merayakan Hari Kemerdekaan dengan para pengungsi.
"Bapak ibu, hari ini pas 17 Agustus. Sekarang kita bersama-sama nyanyi lagu Indonesia Raya," ucap Ganjar.
Lagu Indonesia raya berkumandang dengan khidmad, dipimpin salah satu suster yang ada di lokasi.
Tak ada panggung megah ataupun upacara dengan perlengkapan lengkap. Perayaan berlangsung sederhana di tengah suasana pengungsian.
Para pengungsi yang sebagian masih berada dalam kondisi memprihatinkan tetap berdiri dan mengikuti lagu kebangsaan dengan penuh semangat.
Anak-anak, warga, relawan, serta tim kesehatan larut dalam suasana peringatan kemerdekaan tersebut.
Ganjar Pranowo bersama rombongan PDIP mengunjungi korban gempa di Desa Golo Sepang, Manggarai Barat dan hari ini ke Ruteng serta Manggarai Timur, Flores, NTT.
- Kisah Kapal-Kapal Tangguh ASDP, Bawa Bantuan untuk Korban Bencana di Flores
- WOOK Group Salurkan Bantuan Ratusan Juta Rupiah untuk Korban Karhutla Kalimantan dan Gempa NTT
- Upbit Perkuat Komitmen Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untukFlores & Edukasi Anak di Medan
- Bupati Sikka Apresiasi Bantuan Semen dan Tandon Air dari Jokowi untuk Korban Gempa
- Menyeberangi Laut, Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa NTT di Pulau Palue
- Tiba di NTT, Jokowi Bakal Kunjungi Warga Terdampak Gempa Bumi
JPNN.com




