Ahlulbait Indonesia Tegaskan Tak Punya Keterlibatan dengan Garda Revolusi Islam Iran
jpnn.com, JAKARTA - Ahlulbait Indonesia (ABI) menegaskan tidak memiliki keterlibatan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Penegasan ini disampaikan ABI sebagai hak jawab dan penjelasan resmi atas pemberitaan yang mengaitkan Ketua Umum ABI Ustaz Zahir Yahya, dan Anggota Dewan Syura ABI Ustaz Abdullah Assegaff dengan dugaan operasi Unit 4000 Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Pemberitaan tersebut merujuk pada laporan Iran International yang ditulis Mojtaba Pourmohsen pada 31 Agustus 2026 berjudul 'IRGC Unit 4000 plans attacks on shipping in East Asia, sources say'.
Laporan itu mengutip sumber yang identitasnya tidak dibuka dan mengaitkan Zahir Yahya serta Abdullah Saqqaf, nama yang digunakan dalam laporan tersebut untuk Abdullah Assegaff, dengan dugaan perekrutan calon agen Unit 4000.
Laporan tersebut kemudian dimuat kembali oleh sejumlah media di Indonesia.
Dalam pemberitaan yang beredar, Zahir Yahya dikaitkan dengan peran sebagai perantara yang memperkenalkan calon agen kepada Unit 4000.
Sementara itu, Abdullah Saqqaf disebut sebagai tokoh Indonesia lain yang dikaitkan dengan perekrutan tersebut.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ABI Zahir Yahya menegaskan Ahlulbait Indonesia memandang persoalan ini dengan serius.
Ahlulbait Indonesia menyampaikan penjelasan resmi atas pemberitaan yang mengaitkan Ketua Umum dan Anggota Dewan Syura ABI dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran
- Tabrak Ranjau Laut di Selat Hormuz, Kapal Kargo Bawa 2.500 Kontainer Tenggelam
- Donald Trump Sudah Muak, Iran Harus Bersiap Menerima Pelajaran Keras
- Rudal Sekutu Iran Rusak 15 Rumah di Ibu Kota Saudi, Anak dan Perempuan Jadi Korban
- Diteror Antek Iran, Pangeran MBS Tak Berani Jauh-Jauh dari Bunker Persembunyian
- Kapal Tanker Meledak Seusai Tabrak Ranjau di Selat Hormuz
- Pesawat Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Berbendera Panama di Teluk Oman
JPNN.com




