JPNN.com

Ahmad Basarah: Moderasi Beragama Penting untuk Mencegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme

Kamis, 24 September 2020 – 20:52 WIB
Ahmad Basarah: Moderasi Beragama Penting untuk Mencegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme - JPNN.com
Wakil Ketua MPR RI DR Ahmad Basarah. Foto: Humas MPR.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyerukan agar generasi muda menyebarkan moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat.

Basarah juga mengapresiasi dan dukungan penuh kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sambil menyebarkan moderasi beragama ke tengah masyarakat.

Bagi legislator PDI Perjuangan ini, melakukan moderasi beragama sangat penting dikembangkan di tengah bangsa Indonesia yang berbeda-beda suku dan agama.

"Dengan prinsip moderasi beragama, kalangan muda akan cenderung toleran dan tidak mudah terjebak dalam ekstremisme beragama,’’  kata Ahmad Basarah dalam ceramahnya di hadapan 2000 mahasiswa tingkat akhir UIN Alauddin Makassar yang segera melaksanakan KKN, Kamis (24/9).

Dalam forum yang berlangsung secara daring itu, Basarah menyampaikan materi bertajuk ‘’Upaya dan Kerja Nyata dalam Membumikan Nilai-Nilai Pancasila di Tengah Masyarakat’.  Dia menjelaskan bahwa KKN adalah bagian dari menjalankan amanat UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Ada dua cara melaksanakan KKN di tengah wabah Covid-19 sesuai keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 3394 Tahun 2020, yakni  KKN dari rumah dan KKN dengan terjun ke tengah masyarakat. KKN dari rumah dilakukan dengan cara menguatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 sambil menyebarkan moderasi beragama lewat media sosial.

‘’Atas kebijakan ini, saya ingin memberi apresiasi kepada Dirjen Pendis Kementerian Agama yang mengarahkan para mahasiswa perguruan tinggi Islam di seluruh Indonesia untuk menyebarkan moderasi beragama. Di tengah kecenderungan pihak-pihak tertentu yang gemar melakukan takfir kepada sesama muslim, atau melakukan tindakan intoleransi kepada non-muslim, gerakan menebar moderasi beragama adalah pilihan tepat,’’ jelas Basarah.

Di antara dua format KKN yang diatur Dirjen Pendis selama pandemi Covid-19, UIN Alauddin Makassar memilih format kerja sosial atau terjun langsung ke tengah masyarakat. Terhadap pilihan ini pun, Basarah memberikan apresiasi yang tinggi karena kerja sosial pasti mempersyaratkan gotong-royong yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fathra