Akademisi Berdialog di FK UI, Muncul Kesimpulan Kerusakan Sistemis Indonesia

Akademisi Berdialog di FK UI, Muncul Kesimpulan Kerusakan Sistemis Indonesia
Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun.Foto: Aristo Setiawan/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Ratusan akademisi dari berbagai disiplin ilmu dan aktivis melaksanakan diskusi di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Selamba, Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Ketua Dewan Guru Besar FK UI Teddy Prasetyono menyebut pertemuan para akademisi ini untuk membicarakan kondisi Indonesia.

"Kegiatan yang diadakan oleh Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) ini untuk menganalisis kondisi Indonesia, menemukan pemikiran baru dan merumuskan langkah konkrit untuk mendampingi rakyat, terutama kelompok miskin dan rentan," kata Teddy Prasetyono kepada awak media, Rabu (13/04).

Beberapa yang hadir ke acara ialah Guru Besar UI Sulistyowati Irianto, Guru Besar Unpad Susi Dwi Harijanti, akademisi UNJ Ubedilah Badrun, akademisi Universitas Syiah Kuala-Aceh Syaiful Mahdi, akademisi ITB Yasraf Amir Piliang, hingga ekonom Bhima Yudistira.

Turut hadir pula akademisi IPB Damayanti Buchori, guru besar UGM Zainal Arifin Muchtar, akademisi Universitas Andalas Feri Amsari, Guru Besar UIN Syaiful Mujani, akademisi UIN Sukidi, aktivis Usman Hamid, akademisi IKJ Hilmar Farid, akademisi Undip Zainal Muttaqin, pengamat politik Ray Rangkuti.

Ubedilah menuturkan ratusan akademisi dari beragam kampus dan keilmuan ini berkumpul sebagai tangggung jawab moral.

Menurut Kang Ubed sapaaan Ubedilah Badrun, para akademisi turut memikirkan kondisi Indonesia yang rusak secara sistemis.

"Dari diskusi mendalam yang kami lakukan sudah pada kesimpulan bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami kerusakan secara sistemis di berbagai bidang akibat buruknya kepemimpinan nasional," ujar dia, Senin.

Ratusan akademisi dari berbagai disiplin ilmu dan aktivis menganggap buruknya kepemimpinan nasional mengakibatkan kerusakan Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News