Akademisi Binus Ingatkan Bahaya Kudeta Gaya Baru: Militer Masuk Ruang Sipil, Dwifungsi ABRI Bangkit Lewat Batalyon

Akademisi Binus Ingatkan Bahaya Kudeta Gaya Baru: Militer Masuk Ruang Sipil, Dwifungsi ABRI Bangkit Lewat Batalyon
Para narasumber diskusi publik bertajuk “Prahara Batalyon Teritorial Pembangunan: Penolakan Warga dan Arah Kebijakan Menteri Pertahanan” pada Kamis (4/6/2026) di Jakarta Pusat. Foto: Source for JPNN.com

“Petani harus dibuat sejahtera dan menjanjikan bagi anak muda, bukan malah digantikan perannya oleh militer. Kalau semua persoalan diselesaikan dengan tentara, sekalian saja negara ini dijadikan negara militer,” kata Reza.

Diskusi tersebut turut menghadirkan Dosen Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Nasional Firdaus Syam, Ketua Umum AJI Indonesia Nany Afrida, Bidang Advokasi BPN PBHI Akbar Roohul Amin, serta Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Dewi Kartika.

Kegiatan itu diikuti mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, peneliti, praktisi hukum, akademisi, hingga masyarakat umum.

Dosen Hukum Bisnis Universitas Binus, Muhammad Reza Syarifuddin Zaki memperingatkan adanya gejala kebangkitan dwifungsi ABRI.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News