Akademisi Soroti Dampak Kenaikan Pertamax, Minta Pemerintah Perkuat Komunikasi Publik

Akademisi Soroti Dampak Kenaikan Pertamax, Minta Pemerintah Perkuat Komunikasi Publik
Pertamina Patra Niaga telah menyesuaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax sejak 10 Juni 2026. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

Meski demikian, Antonius mengingatkan bahwa dampak kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi makro, tetapi juga berpotensi memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat.

Dia menyoroti kenaikan harga Pertamax yang mencapai sekitar 32 persen dalam satu waktu sebagai lonjakan yang cukup signifikan dan berpotensi mendorong peralihan konsumsi masyarakat ke jenis BBM lain yang lebih murah, termasuk Pertalite.

Karena itu, Antonius meminta pemerintah mencermati berbagai dampak lanjutan yang mungkin muncul akibat kebijakan tersebut, termasuk terhadap daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga.

Menurutnya, pengawasan distribusi BBM serta langkah mitigasi yang tepat diperlukan agar penyesuaian harga tidak semakin menekan masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. (jlo/jpnn)

Akademisi menilai kenaikan harga Pertamax dapat dipahami, namun pemerintah diminta memperkuat komunikasi publik.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News