Akademisi: Strategi Korlantas Sukses Tekan Risiko Kecelakaan Saat Mudik

Akademisi: Strategi Korlantas Sukses Tekan Risiko Kecelakaan Saat Mudik
Personel Korlantas Polri menggelar apel persiapan Operasi Ketupat 2026. Dok: source for JPNN.

jpnn.com, JAKARTA - Akademisi yang juga Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Albertus Wahyurudhanto menilai strategi yang dijalankan Korlantas Polri dalam pengelolaan arus mudik menunjukkan hasil positif, terutama dalam menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan kepuasan masyarakat.

Dalam pandangannya, keberhasilan itu tidak terlepas dari penekanan pada aspek pelayanan kepada masyarakat. Dia menyebut selain menjalankan fungsi penegakan hukum dan menjaga keamanan, peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan menjadi faktor yang paling dirasakan publik.

“Bukan sekadar cepat, tetapi yang utama adalah aman, selamat, dan masyarakat puas. Itu terlihat dari respons publik yang cenderung positif,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam perspektif good governance, keberhasilan suatu kebijakan sangat ditentukan oleh penerimaan masyarakat. Respons positif yang muncul selama periode mudik menjadi indikator bahwa strategi yang diterapkan berjalan efektif.

Menurutnya, karakteristik mudik di Indonesia yang melibatkan berbagai latar belakang sosial, budaya, dan agama membutuhkan pengelolaan yang matang. Di tengah peningkatan jumlah kendaraan, pertumbuhan penduduk, serta perkembangan infrastruktur, pendekatan berbasis teknologi dinilai menjadi kunci.

“Kalau tidak dirancang dengan teknologi, hasilnya tidak akan maksimal. Ini yang patut diapresiasi,” katanya.

Selain itu, keberadaan posko mudik dan layanan terpadu juga dinilai berkontribusi besar terhadap kelancaran dan kenyamanan perjalanan.

Dia menekankan bahwa pengelolaan arus mudik merupakan kerja bersama lintas sektor, dengan kepolisian sebagai leading sector di jalan raya.

Strategi Korlantas Polri dianggap mampu menekan risiko kecelakaan selama arus mudik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News