Aktivis 98 Firman Tendry Soroti Manajemen Politik Pemerintahan Prabowo
jpnn.com, JAKARTA - Aksi demonstrasi yang digalang oleh aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil terus bergulir di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta dan Surabaya.
Kelompok seperti Cipayung Plus dan berbagai aliansi kampus turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan publik yang mencakup isu ekonomi, kebijakan sosial, revisi undang-undang, hingga persoalan lingkungan dan penegakan hukum.
Gelombang protes ini mencerminkan akumulasi ketidakpuasan masyarakat yang belum mendapat respons yang memadai dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Demonstran menuntut evaluasi menyeluruh atas program andalan pemerintah ini.
Para pengunjuk rasa menilai program tersebut berpotensi memotong anggaran pendidikan dan menjadi pemborosan anggaran negara yang tidak proporsional dibanding urgensi kebutuhan masyarakat lainnya.
Selain itu, muncul tuntutan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), stabilitas harga Pertamax, serta penurunan harga kebutuhan pokok menjadi isu sentral.
Melemahnya daya beli masyarakat akibat tekanan inflasi dan nilai tukar Rupiah yang terdepresiasi memperparah kondisi ekonomi akar rumput.
Tuntutan ketiga adalah penolakan keras terhadap revisi Undang-Undang TNI menjadi isu politik yang paling sensitif.
Kelompok Cipayung Plus dan berbagai aliansi kampus turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan publik yang mencakup isu ekonomi, kebijakan sosial.
- Prabowo Janjikan Kenaikan Pangkat, Satgas PKH: Jadi Penyemangat Pulihkan Keuangan Negara
- Kepala Bakom Ungkap Misi Khusus dari Prabowo, Silakan Disimak
- Presiden Prabowo Merespons soal Gugatan Ijazah Gibran
- Prabowo Bangga dengan Perjuangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
- SDO GPI Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis, dari Krisis Pendidikan Hingga Politik 2029
- Serukan Oposan Kuat, Anwar Abbas Sebut Demokrasi Tanpa Oposisi Hambar
JPNN.com




