Alasan Sebenarnya BI-Rate Mendadak Naik, Perry Warjiyo Buka-bukaan
jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka-bukaan soal alasan menaikkan suku bunga atau BI Rate 2,5 persenpada Selasa (9/6).
Pada jadwal resmi, bi.go.id merilis bahwa Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan BI sepanjang 2026 seharusnya Rabu-Kamis (17-18 Juni 2026).
Namun, Perry menilai pelemahan nilai tukar rupiah telah melebihi proyeksi bank sentral.
“Dalam berbagai evaluasi, hari ini kami melihat, lho kok pelemahan rupiah melebihi yang kami proyeksikan dulu. Maka, ada langkah kebijakan lanjutan untuk penguatan stabilitas nilai tukar rupiah,” kata Perry dalam wawancara cegat di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa.
Perry juga memastikan penyelenggaraan RDG Mingguan sesuai dengan ketentuan undang-undang.
“Memang setiap minggu kami melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan yang kami putuskan secara bulanan,” kata dia.
Adapun BI belum lama ini menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 bps pada RDG Bulanan pada 19-20 Mei 2026.(antara/jpnn)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka-bukaan soal alasan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate 2,5% pada Selasa (9/6).
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Kekhawatiran Investor Mereda, Kurs Rupiah Moncer
- Sulit Naik, Rupiah Hari Ini Bisa Melorot Lagi
- Melemah Lagi, Rupiah Terdampak Kebijakan Suku Bunga The Fed
- BI Tekankan Likuiditas Perbankan Masih Memadai, Beberkan Fakta Ini
- Pastikan Likuiditas Antarbank Terjaga, BI Komunikasi Intensif dengan Perbankan
- Kinerja Dunia Usaha Positif, Rupiah Makin Perkasa di Hadapan USD
JPNN.com




