Alumnus ITB Ini Bantu Anak Aceh Menembus Kampus Top Nasional
jpnn.com, JAKARTA - Bagi sebagian siswa SMA di Pulau Jawa, nama Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, atau Universitas Gadjah Mada mungkin sudah akrab terdengar sejak dini.
Namun, bagi banyak pelajar di Aceh, akses menuju perguruan tinggi negeri papan atas nasional masih menjadi tantangan besar.
Kondisi itu dirasakan langsung oleh Teuku Feroz Taufan, alumnus Teknik Mesin ITB yang kini aktif membangun akses pendidikan bagi anak-anak Aceh melalui Ekadanta Learning Center.
Saat Feroz masuk ITB pada 2015, hanya 19 siswa dari seluruh Provinsi Aceh yang berhasil lolos melalui jalur tes tulis.
Angka itu bahkan menurun drastis menjadi empat orang saat ia lulus pada 2019.
Menurut Feroz, rendahnya jumlah siswa Aceh yang menembus kampus top nasional bukan semata karena kurangnya potensi akademik.
Banyak pelajar sebenarnya memiliki kemampuan, tetapi tidak mendapatkan akses informasi, pendampingan, dan strategi belajar yang memadai untuk menghadapi seleksi masuk PTN.
“Aceh menjadi provinsi termiskin, dan nilai TKA di pertengahan tahun 2010-an itu terendah di Sumatra. Saya merasa ini yang perlu dibantu agar lebih banyak anak-anak Aceh diterima di kampus negeri papan atas nasional,” ujar Feroz, Kamis (21/5).
Alumnus ITB ini konsisten membantu anak Aceh menembus kampus-kampus top nasional.
- Penelitian di ITB Buktikan BPA Tak Terbentuk Jika Terjadi Degradasi Galon Guna Ulang
- Indosaku Gencarkan Literasi Keuangan Digital di Berbagai Kampus
- Alumni FH Unpad Angkatan 1996 Gelar Reuni 30 Tahun Bertema Back To Campus
- Cetak Rekor, Peradi Profesional Jalin Kerja Sama dengan 112 Kampus se-Indonesia
- Sampoerna University Raih Akreditasi Institusional NECHE
- Gandeng 2 Kampus Internasional, Sinar Mas Land Perluas Akses Pendidikan Global
JPNN.com




