Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15.000 Bibit Pohon dalam Riau Bhayangkara Run

Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15.000 Bibit Pohon dalam Riau Bhayangkara Run
Salah satu peserta Riau Bhayangkara Run bernama Naira menunjukkan souvenir boneka nona seroja yang diterimanya. Foto:Source for JPNN.

Menurutnya, melalui Riau Bhayangkara Run, pesan menjaga alam tidak hanya disampaikan melalui edukasi, tetapi juga diwujudkan dengan aksi nyata berupa penanaman pohon.

“Benar. Kami menitipkan bibit pohon trembesi melalui boneka Nona Seroja kepada 15.000 peserta Riau Bhayangkara Run. Harapannya bibit ini dapat ditanam dan menjadi kehidupan baru yang dapat melestarikan alam kita,” ujar Irjen Herry Heryawan.

Dengan dibagikannya 15.000 bibit pohon kepada seluruh peserta, Polda Riau berharap gerakan ini menjadi awal lahirnya ribuan pohon baru yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi warisan bagi generasi mendatang.

Nona Seroja sendiri merupakan anak gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) betina yang lahir di Camp Eleven Flying Squad, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kelahirannya menjadi kabar menggembirakan sekaligus simbol harapan baru bagi upaya penyelamatan gajah Sumatra yang saat ini berstatus terancam punah kritis (critically endangered).

Nama Nona Seroja diberikan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Nama tersebut terinspirasi dari filosofi bunga seroja atau lotus yang mampu tumbuh di lingkungan berlumpur, namun tetap mekar dengan indah, bersih, dan murni.

Filosofi tersebut menggambarkan harapan agar semangat menjaga kelestarian alam mampu tumbuh di tengah berbagai tantangan lingkungan.

Salah satu peserta, Naira (11), siswi Sekolah Taruna Islam Pekanbaru, mengaku senang saat menerima race pack karena menemukan boneka Nona Seroja yang unik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News