Anak Gajah Sumatra Terluka Kena Jerat Pemburu di Tesso Tenggara Riau
Proses pengobatan berlangsung selama tiga jam sebelum anak gajah tersebut dilepasliarkan kembali di lokasi penemuan, dengan harapan dapat kembali bergabung dengan kelompoknya yang berjumlah sekitar 30 individu.
Monitoring intensif menggunakan drone dan pengamatan lapangan dilakukan selama beberapa hari.
Hasilnya menggembirakan anak gajah itu kembali bergabung dengan rombongannya.
Selama pemantauan, tim tetap siaga karena posisi kelompok gajah liar berada sekitar satu kilometer dari lokasi penanganan.
Supartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim WRU dan semua mitra yang telah bekerja keras sehingga upaya penyelamatan ini berjalan lancar dan membuahkan hasil maksimal,” tuturnya. (mcr36/jpnn)
Seekor anak gajah Sumatra berusia sekitar dua tahun ditemukan terluka akibat jerat di kawasan kantong gajah Tesso Tenggara, Riau.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Rizki Ganda Marito
- Berkas Kasus Musim Mas Sudah 7 Kali Bolak Balik, Ada Kendala Apa?
- Kapolda Riau Irjen Arman Komitmen Bangun Polisi yang Dekat dengan Masyarakat
- Ayah Angkat Nona Seroja Jadi Kabaharkam Polri, Ini Kata Kepala Balai TNTN
- Menhut: Praktik Pengelolaan Gambut di Riau akan Jadi Laboratorium
- Menhut Libatkan Masyarakat Demi Kelola Habitat Gajah Sumatra
- Kemenhut Libatkan Masyarakat Untuk Perkuat Koridor Gajah Sumatra di Bukit Tigapuluh
JPNN.com




