Analis Sebut PSAK 117 Bisa Perkuat Transparansi dalam Laporan Keuangan
“Standar ini juga dimaksudkan untuk menyelaraskan praktik pelaporan keuangan di Indonesia dengan standar internasional, sehingga mampu meningkatkan reputasi dan daya saing industri asuransi di kancah global,” ujarnya.
Menurut dia, dampak PSAK 117 pada laporan keuangan perusahaan asuransi akan berbeda.
Sehingga belum bisa disamaratakan bahwa PSAK akan ini akan membuat laba perusahaan asuransi berkurang.
“Misal untuk kasus Tugu, laba kuartal I-2025 terlihat turun dengan PSAK baru, karena ada restated laba kuartal I-2024. Namun dalam perhitungan, laba kuartal I-2025 itu sudah setara dengan 35% laba full year 2024. Tentunya ini berpeluang laba yang dicatatkan pada 2025 akan lebih besar daripada tahun sebelumnya, meskipun hanya karena PSAK baru,” ujarnya
Menurut dia, satu tahun ini masih tergolong transisi dalam PSAK 117 karena masih banyak yang belum terbiasa dengan standar akuntansi keuangan baru ini.
“Tentunya masih banyak yang perlu dipahami agar bisa memberikan proyeksi kinerja keuangan yang lebih akurat dengan PSAK baru ini,” ujarnya. (ddy/jpnn)
Analis mengatakan PSAK 117 memiliki tujuan untuk memperkuat transparansi dan tanggung jawab dalam penyajian laporan keuangan.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- IFG Life Kembali Jadi Official Insurance Partner BTN JAKIM 2026
- FPHI Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara
- BRI Insurance Dorong Generasi Cerdas Risiko Lewat Literasi Asuransi & CSR Sarana Pendidikan
- Laba Bersih Prudential Indonesia Tembus Rp 2,4 T di 2025, Ini Faktor Pendorong
- Berpengalaman di Industri Asuransi & Jasa Keuangan, Jeffrey Woo Ditunjuk Jadi Dirut FWD Insurance
- Cuaca Ekstrem Picu Risiko Industri, MPMInsurance Realisasikan Klaim Properti Rp1,2 Miliar
JPNN.com




