Anggota DPR Dapat Info: Kiai Cabul di Pati Mengaku Keturunan Nabi, tetapi Tak Bisa Mengaji
jpnn.com - JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Marwan Jafar mendesak Mabes Polri turun tangan menangani kasus kejahatan seksual terhadap puluhan santriwati di Pati, Jawa Tengah.
Dia meminta kepolisian bertindak tegas dan transparan dalam membongkar praktik kejahatan berlapis yang diduga dilakukan oleh seorang dukun atau paranormal yang menggunakan kedok sebagai kiai.
Marwan mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dia terima, pelaku diduga melakukan penipuan identitas dengan mengaku sebagai wali dan keturunan nabi untuk memanipulasi serta mengeksploitasi para korbannya.
“Kami meminta Mabes Polri untuk menangani kasus kejahatan seksual yang dilakukan seorang dukun berkedok kiai di Pati," kata Marwan, Sabtu (9/5).
Dia menjelaskan hal ini penting dilakukan agar proses hukum berjalan cepat, tidak pandang bulu, dan memenuhi harapan masyarakat luas.
"Pelaku menggunakan embel-embel agama untuk melakukan kejahatan seksual, ini adalah kejahatan berlapis yang tidak bisa ditoleransi," katanya.
Legislator asal Pati ini menambahkan bahwa kapasitas keilmuan agama pelaku sangat diragukan oleh warga setempat.
Dia menegaskan perbuatan pelaku dinilai telah mencoreng nama baik institusi pesantren, muruah para kiai, dan tenaga pendidik secara umum.
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar mendesak Mabes Polri turun tangan menangani kasus kejahatan seksual terhadap puluhan santriwati di Pati
- Predator Anak di Siak Ditangkap, 3 Anak di Bawah Umur Jadi Korban
- Pelaku Pencabulan & Pembunuhan Gadis di Makassar Terancam Penjara Seumur Hidup
- Sekuriti Hotel di Karawang Mencabuli Bocah Usia 5 Tahun, Astaga
- 6 Santriwati di Pekalongan Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes
- Kasus Dugaan Cabul Mantan Camat Taniwel Timur Diserahkan kepada Jaksa
- Pria di Malang Cabuli Mantan Pacar Anaknya 6 Kali, Sontoloyo
JPNN.com




