Angkasa Pura Indonesia Berkomitmen Jaga Kelancaran Operasional Penerbangan Haji
jpnn.com, SOLO - General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto menyampaikan penerbangan haji 2026 berjalan dengan lancar dan ketepatan waktu keberangkatan atau OTP kumulatif mencapai sekitar 96,8 persen.
Hery menjelaskan operasional penerbangan embarkasi haji 2026 melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo dari kloter pertama hingga kloter 65 pada 13 Mei 2026 berjalan dengan aman, nyaman dan lancar.
Jumlah jemaah calon haji yang diberangkatkan hingga kloter 65 mencapai 23.298 Jemaah.
“Penerbangan Embarkasi Haji 2026 melalui Adi Soemarmo saat ini memasuki pertengahan fase pemberangkatan. Alhamdulillah masih cukup tinggi dan bagus, on time performance mencapai sekitar 96,8 persen,” jelas Hery.
Hery menuturkan pada periode keberangkatan haji hingga 13 Mei 2026, Bandara Internasional Adi Soemarmo merupakan bandara dengan jumlah calon jemaah haji terbanyak ketiga di Indonesia, setelah Bandara Juanda Surabaya (31.104 jemaah calon haji) dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (25.019 jemaah calon haji).
Menurut Hery tingginya tingkat ketepatan waktu tersebut tidak lepas dari koordinasi semua pihak yang terkait dari awal operasional penerbangan haji.
Mulai dari proses masuk asrama haji, perjalanan ke bandara, proses keberangkatan di terminal, proses pemeriksaan keimigrasian KSA hingga tahapan naik ke pesawat udara.
Selain Infrastruktur dan fasilitas yang telah disiapkan, kesigapan dan kecakapan personell Aviation Security juga turut berperan dalam pencapaian On-Time Performance
Angkasa Pura Indonesia berkomitmen akan terus menjaga kelancaran operasional embarkasi haji hingga debarkasi haji (phase II).
- BPKH Nilai Revisi UU Keuangan Haji Jadi Fondasi Baru Pengelolaan Dana Jemaah
- Lewat #YukHaji, Muslim Pro & Maybank Syariah Dorong Masyarakat Siapkan Dana Haji
- KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji
- KPK Periksa Dua Tersangka Baru Kasus Kuota Haji
- Legislator PDIP Minta Pendampingan Khusus Jemaah Haji Lansia dan Berisiko Tinggi
- Bos Maktour Fuad Masyhur Mangkir, Empat Stafnya Diperiksa KPK
JPNN.com




