Anies Sebut Serangan Israel-AS ke Iran sebagai Momentum Indonesia Keluar dari BoP
jpnn.com, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan serangan gabungan oleh militer Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran seharusnya membuat Indonesia mengundurkan diri dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Kontestan Pilpres 2024 itu berpendapat tidak semestinya Indonesia memberi karpet merah kepada pelanggar kedaulatan negara lain.
Menurut Anies, Indonesia memiliki sikap politik internasional bebas aktif yang memiliki kewajiban memilih sisi yang selaras dengan prinsip konstitusi, yaitu membela kedaulatan, menegakkan hukum internasional, dan membela korban penjajahan,
“Maka, kita bisa gunakan momentum serangan ke Iran ini untuk keluar dari Board of Peace dan menyatakan dengan tegas, 'maaf, Indonesia tidak bisa berada dalam forum perdamaian yang menutup mata pada pelanggaran hukum internasional oleh pendirinya sendiri',” ucap Anies melalui akunnya di Instagram, Kamis (5/3).
Peraih gelar Ph.D. ilmu politik dari Northern Illinois University, AS, itu menegaskan keluar dari Board of Peace bukan tindakan antiperdamaian, melainkan sebagai cara bagi Indonesia untuk menunjukkan politik luar negeri bebas aktif yang tidak mendekat ke pusat-pusat kekuasaan, tetapi setia pada nurani bangsa.
Anies pun mengingatkan akan pentingnya memegang Semangat Bandung yang lahir pada Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955.
“Apakah kita rela menukar warisan The Spirit of Bandung dengan simbol keikutsertaan di sebuah dewan perdamaian yang bahkan tak sanggup menyandang namanya sendiri?” tanyanya.
Anies menambahkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dinyatakan bahwa Indonesia berjanji untuk menciptakan ketertiban dunia berdasarkan keperdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Anies Baswedan mengatakan serangan Israel dan AS ke Iran seharusnya membuat Indonesia mengundurkan diri dari Board of Peace (BoP).
- Iran Bakal Balas Tindakan AS yang Menyita Kapal Touska
- Trump Tuding Iran Melanggar Kesepakatan Gencatan Senjata
- Kabar Terbaru Kondisi 2 Kapal RI di Selat Hormuz
- Indonesia Gabung BoP, Aktivis 98: Pemerintah Khianati Dasa Sila Bandung
- Tidak Tega, Trump Menolak Serang Pulau Iran Ini
- Hamdalah, 2 Kapal Indonesia Bakal Keluar dari Selat Hormuz
JPNN.com




