Anwar Abbas: Ekspor SDA Indonesia Besar, tetapi Rakyat Masih Banyak yang Miskin
jpnn.com - Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas menyoroti masalah pemanfaatan sumber daya alam (SDA) Indonesia yang melimpah untuk kepentingan rakyat.
Dia menuturkan bahwa Indonesia terbilang kaya dengan sumber daya alam. Kekayaan itu mencakup hasil tambang, keanekaragaman hayati, hingga potensi energi terbarukan yang luar biasa. Beberapa di antaranya bahkan masuk dalam kategori terbesar di dunia seperti nikel, kelapa sawit, timah, bauksit dan batu bara.
"Dari SDA tersebut yang menjadi penyumbang devisa terbesar adalah batu bara yang diekspor secara masif ke berbagai negara Asia seperti Tiongkok dan India, kelapa sawit, nikel, produk olahan (ferro Alloy), perikanan dan kelautan serta hasil perkebunan dan rempah," ujar Buya Anwar.
Disebutkan ada 3 negara yang telah menjadi tujuan ekspor utama dari SDA Indonesia, yaitu China, Amerika Serikat, dan India. Komoditas utama yang diekspor ke negara-negara tersebut yaitu batu bara, minyak kelapa sawit ( CPO) , bijih tembaga, nikel (ferroalloy) dan gas bumi.
Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, total nilai ekspor Indonesia tercatat sebesar US$258,82 miliar (termasuk migas dan nonmigas). Tahun 2024, total nilai ekspor meningkat menjadi US$264,70 miliar di mana sektor pertambangan dan perkebunan mendominasi, dengan penyumbang utama seperti batu bara (US$34,4 miliar) dan minyak kelapa sawit (US$21,2 miliar).
Selanjutnya, pada 2025, total nilai ekspor mencapai US$282,91 miliar di mana ekspor komoditas berbasis SDA dari sektor pertambangan dan perkebunan tetap kembali menjadi penyumbang terbesar dari neraca perdagangan RI.
"Jadi, kontribusi SDA terhadap pendapatan negara sangat besar. Tetapi mengapa rakyat kita masih banyak yang miskin," ujar Buya Anwar yang juga ketua PP Muhammadiyah.
Padahal, katanya, di dalam konstitusi, Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945 jelas-jelas dikatakan bahwa: "Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat".
Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas menyoroti pemanfaatan ekspor SDA Indonesia yang melimpah, tetapi rakyat masih banyak yang miskin.
- Mengawal Meritokrasi BUMN: Job Bidding Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman
- Demer: Pernyataan Deddy Sitorus Soal Bahlil Tidak Berdasarkan Fakta dan Menyesatkan Publik
- Pelimpahan Berkas Perkara Korupsi PLTU Batu Bara, Boni Hargens: Respons Kelembagaan yang Lawful dan Rasional
- Perkuat Solusi Pengelolaan Sampah, Pertamina Dukung PSEL
- Perkuat Sinergi UMKM Go Global, Bank Mandiri Dorong Produk Binaan Masuk Pasar Dunia
- Kejagung Tunjuk 9 Jaksa Usut Kasus Febrie Adriansyah, Sebagian Pernah Bertugas di KPK
JPNN.com




