Apakah Sekda Agus Pramono Juga Menyuap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko?
jpnn.com - Sosok Agus Pramono yang sudah menjabat sekretaris daerah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur selama 13 tahun terakhir menyita perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK sedang mendalami cara Agus Pramono (AGP) mempertahankan jabatan sekda selama 13 tahun.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan pernyataan tersebut setelah Agus Pramono menjadi salah satu dari empat tersangka kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.
"Jadi, dia menerima (dugaan suap, red.) dari kepala dinas, dan kemudian untuk mempertahankannya (jabatan, red) apakah dia memberi juga kepada bupati? Itu yang sedang kami dalami," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Walakin, Asep mengatakan KPK baru menetapkan Agus Pramono sebagai tersangka penerima dugaan suap, bukan tersangka pemberi suap dalam kasus yang melibatkan Bupati Ponorogo periode 2021-2025 dan 2025/2030 Sugiri Sancoko (SUG).
Asep mengatakan bahwa KPK menduga Agus Pramono sebagai sekda Ponorogo menjadi perantara dugaan suap pengurusan jabatan sebelum Sugiri Sancoko selaku Bupati Ponorogo turun tangan.
"Jadi, yang mengurus jabatan ini, pengurusan jabatan, itu melalui Sekda juga. Jadi, Sekda (dahulu, red.) kemudian ke Bupati, seperti itu," ucapnya.
Sebelumnya, pada 9 November 2025, KPK mengumumkan menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.
Sosok Agus Pramono yang sudah menjabat Sekda Ponorogo 12 tahun menarik perhatian KPK. Apakah Agus juga menyuap Bupati Sugiri Sancoko?
- Kubu Oggy Pertanyakan Keterangan Ahli soal Standar Penghitungan Kerugian Negara
- Fadia Arafiq Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Semarang
- KPK Tolak Laporan Amplop Menhut Raja Juli karena Lagi Mengusut Kasus Suap Suhardiman Amby
- Polisi Pastikan Keaslian 74 kg Emas dan Jutaan Dolar AS yang Disita di Kasus Febrie Adriansyah
- Jubir KPK Sebut Laporan soal Amplop Menhut Sudah Case Closed
- Ini Temuan KPK saat Menggeledah Rumah Tersangka dan Kadis PUPR Sukoharjo
JPNN.com




