APBN 2025 Hingga April Terkendali, Bea Cukai Berkontribusi Dorong Stabilitas Ekonomi
jpnn.com, JAKARTA - Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 31 Maret 2025 terjaga dan tetap terkendali di tengah ketidakpastian global.
Pendapatan negara tercatat sebesar Rp 516,1 triliun (17,2 persen dari target), sedangkan belanja negara mencapai Rp 620,3 triliun (17,1 persen dari pagu) dengan defisit APBN sebesar Rp 104,2 triliun atau 0,43 persen dari PDB.
Di tengah ketidakstabilan akibat perang dagang yang mengancam prospek ekonomi global, APBN 2025 berperan sebagai instrumen peredam dampak, guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Pemerintah melalui pengelolaan yang optimal berupaya memastikan APBN mampu melindungi dunia usaha, menjaga daya beli masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang nyata.
Di saat yang sama, prinsip akuntabilitas dan keberlanjutan fiskal pun tetap dijaga demi memastikan postur APBN yang sehat.
Sejalan dengan upaya tersebut, Bea Cukai konsisten menunjukkan kinerja solid dalam mengawal APBN.
Hingga Maret 2025, total penerimaan sektor kepabeanan dan cukai tercatat mencapai Rp 77,5 triliun atau 25,7 persen dari target APBN.
Angka ini tumbuh 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).
Bea Cukai konsisten menunjukkan kinerja solid dalam penerimaan, pengawasan, dan fasilitasi perdagangan dalam mengawal APBN 2025
- Perkuat Sinergi Antarinstansi, Bea Cukai Batam Berhasil Sita 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal
- Penyelundupan 2.015 Ekor Belangkas ke Malaysia Digagalkan, Bravo, Bea Cukai & Karantina!
- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2 Ribu Ekor Belangkas Tujuan Malaysia
- Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 3,17 Kg Sabu-Sabu di Perairan Pulau Burung
- Genap 80 Tahun, Bea Cukai Tegaskan Pengawasan dan Pelayanan Harus Beriringan
- Dapat Izin KB dari Bea Cukai, Perusahaan Sepatu di Ngawi Ini Siap Perkuat Pasar Ekspor
JPNN.com




