Apel Siaga Karhutla Digelar, Sumsel Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Menurut Djamari, penanganan Karhutla menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto.
Dia menyebut Presiden meminta agar pencapaian positif yang telah diraih tetap dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
Sumatera Selatan Sendiri dinilai sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi, mengingat luasnya lahan gambut dan area perkebunan yang berpotensi memicu kebakaran saat musim kering.
Berdasarkan data, luas Karhutla secara nasional pada 2024 mencapai 376.805 hektare dan menurun menjadi 359.619 hektare pada 2025.
Sementara di Sumsel, luas kebakaran tercatat 15.422 hektare pada 2024 dan turun menjadi 5.339 hektare di 2025.
Adapun hingga periode 1 Januari sampai 30 April 2026 , luas Karhutla di Sumsel tercatat terbesar 79 hektare.
"Penurunan ini patut diapresiasi. Namun, kewaspadaan harus tetap dijaga. Hasil yang ada harus dipertahankan dengan kerja keras dan disiplin yang lebih baik," tutup Djamari. (mcr35/jpnn)
Sebagai langkah awal menghadapi potensi Karhutla pada musim kemarau 2026, Pemprov Sumsel menggelar apel siaga.
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Cuci Hati
- Anggota Raider 200 Ditahan Terkait Kematian Pratu Ferischal di Tempat Hiburan Malam
- Sempat Dirawat Intensif, Korban Selamat Bus ALS di Muratara Meninggal Dunia di RS Bhayangkara
- Operasi Pasar Bulog Diserbu Warga, 600 Liter Minyakita Ludes Terjual
- Polisi Tangkap Predator Anak Berjaket Ojol Sembunyi di Gandus Palembang
- Polisi Amankan Pria Diduga Hendak Menuri Kotak Amal di Masjid Bukit Lama Palembang
- Kebakaran di 1 Ilir Palembang Hanguskan 8 Rumah dan 1 Gudang
JPNN.com




