APJII: Penetrasi Internet di Indonesia 81,72 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkap penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 81,72 persen.
Angka tersebut setara dengan 235.261.078 orang dari total populasi Indonesia 287.303.234 jiwa.
Hal demikian tertuang saat Ketua Umum APJII Muhammad Arif membeberkan Survei Profil Internet Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (19/5).
"Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan," kata dia, Selasa.
Arif mengatakan hasil survei APJII menunjukkan potret komprehensif mengenai penetrasi internet yang kian meluas di tanah air.
Dia mengatakan peningkatan tren itu menjadi sinyal positif bagi transformasi digital nasional yang bergerak secara progresif dan semakin inklusif.
“Hasil survei ini menunjukkan bahwa transformasi digital nasional terus berkembang dan perlu didukung dengan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat," katanya.
Adapun, survei APJII melihat pemetaan wilayah, Pulau Jawa masih menjadi motor utama pengguna internet nasional.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkap penetrasi internet di Indonesia.
- Perkuat Komitmen Penyelesaian Layanan H+1, TASPEN Tuntaskan 99,97 Persen Pembayaran Klaim
- Kedai Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
- Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Lewat Rural Youth AI Facilitator
- Digitalisasi Pembelajaran, Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet
- Riset Lark Ungkap Karyawan Belum Siap Hadapi Transformasi Digital
- Mendagri Tito Dukung Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos sebagai Langkah Menuju GovTech
JPNN.com




