ART: Jaksa Perlu Terus Diperkuat, Baik Keamanan maupun Kesejahteraannya
jpnn.com - Sekretaris Jenderal Laskar Merah Putih (Sekjen LMP) Abdul Rachman Thaha (ART) menilai negara sudah memberikan atensi luar biasa kepada Kejaksaan. Terbukti, misalnya, dengan menyediakan pengamanan oleh TNI.
Menurut Abdul Rachman, pengamanan sedemikian rupa mengirim pesan implisit bahwa ancaman bahaya terhadap kerja Kejaksaan memang sangat nyata.
"Bahaya itu bahkan salah satunya datang dari pihak kalangan yang memiliki instrumen dan aparatus untuk mengacaukan kerja Kejaksaan," kata Abdul Rachman melalui keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).
Dia menuturkan bahwa pengamanan ketat oleh TNI, serta kepemimpinan Jaksa Agung yang teguh dan kerja sama yang solid, turut berkontribusi positif bagi kinerja Kejaksaan secara keseluruhan.
Terbukti, bekerja dengan aman membuat Kejaksaan Agung (Kejagung) mendatangkan penghasilan negara bukan pajak senilai Rp 19,85 triliun sepanjang 2025, atau 734 persen melampaui target. Kejaksaan lewat kerja intelijennya juga berhasil mengamankan ribuan proyek penting, yang jika dirupiahkan setara dengan sekitar Rp 587 triliun.
Tambah lagi, pengembalian aset mendekati Rp 19 triliun. Juga, dari 185 ribu perkara pidana yang ditangani, 2113 di antaranya diproses Kejaksaan lewat mekanisme restorative justice.
"Nyata sudah. Bagi Kejaksaan Agung dewasa ini, penegakan hukum tidak berhenti pada pemenjaraan pelaku semata. Restorasi menjadi warna dalam kerja Kejaksaan Agung. Yakni, merestorasi kerugian negara dan merestorasi relasi sosial antarwarga," tuturnya.
Menurut Abdul Rachman, rasanya tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa dibandingkan dengan lembaga-lembaga lain dalam sistem peradilan pidana di negeri ini, Kejagung-lah institusi yang paling tidak menggaduhkan kedudukannya dalam sistem bernegara.
Sekjen LMP Abdul Rachman Thaha (ART) menyebut para jaksa harus terus diperkuat, baik keamanan diri maupun kesejahteraan mereka.
- Kejagung Buka Suara soal BAP Tan Kian tentang Aliran Uang Rp 40 Miliar
- Kejagung Temukan Bukti Pemerasan di Kasus Korupsi PT Asabri dan Jiwasraya
- Guru Besar Hukum Ungkap Kelemahan BAP Tan Kian soal Aliran Dana Rp 40 M
- Sebut Korupsi MBG Kejahatan Kemanusiaan, JMI Desak Kejagung Tuntut Mati Dadan Cs
- Pengamat Minta Kejaksaan Usut Tuntas Dugaan Manipulasi Pajak PT Toba Pulp Lestari
- PT TPL Tersangka Korporasi, Pakar: Bukti Kejagung Berani Bongkar Kejahatan Finansial
JPNN.com




