ART: Jaksa Perlu Terus Diperkuat, Baik Keamanan maupun Kesejahteraannya
Tentu, katanya, harus ada keseimbangan antara reward dan punishment. Penyesuaian terhadap taraf kesejahteraan jaksa perlu diimbangi dengan penjatuhan sanksi lebih berat lagi terhadap jaksa-jaksa pencoleng. Dengan pendekatan seperti itulah akan terbangun demarkasi jelas antara jaksa baik dan jaksa jahat.
"Jaksa baik disejahterakan, karier mereka dimuluskan, disematkan pita keteladanan. Sementara terhadap jaksa jahat, tendang dan permalukan mereka," kata ART.
ART menyebut bahwa apa yang dia katakan ini hakikatnya bukan sebatas masalah kesejahteraan para jaksa. Para pengelola negara ini sejatinya sudah kehilangan legitimasi untuk bicara tentang etika, kepatuhan hukum, dan niat baik terhadap negara bangsa.
"Sejalan dengan itu, banyak kalangan masih percaya pada hukum sebagai panglima. Di mata saya, Kejaksaan Agung adalah lembaga penegakan hukum yang paling memungkinkan untuk diandalkan sebagai agen perubahan," kata ART.(fat/jpnn)
Sekjen LMP Abdul Rachman Thaha (ART) menyebut para jaksa harus terus diperkuat, baik keamanan diri maupun kesejahteraan mereka.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Apresiasi Kejagung Sikat Oknum Kajari Nakal, Sahroni: Inisiatif Bagus, Jangan Tunggu Viral
- Begini Cara Eks Jampidsus Febrie Mencuci Uang Rp346 Miliar Lebih
- Berkas Kasus Musim Mas Sudah 7 Kali Bolak Balik, Ada Kendala Apa?
- Seorang Kajari di Sultra Ditangkap, Lalu Dibawa ke Kejagung
- Disaksikan Prabowo, Satgas PKH Setorkan Rp13,2 T Hasil Penindakan kepada Negara
- Gelar FGD, Kejagung Perkuat Strategi Penuntutan Korporasi dalam Perkara SDA
JPNN.com




