ART Sebut Keberadaan Bandara Khusus PT IMIP di Morowali Bentuk Pengkhianatan

ART Sebut Keberadaan Bandara Khusus PT IMIP di Morowali Bentuk Pengkhianatan
Sekjen Laskar Merah Putih (LMP) Abdul Rachman Thaha a.k.a ART. Foto: koleksi pribadi

Dia menyebut pemerintah ke depan jangan cuma sekadar menertibkan, tetapi harus ada investigasi terhadap keberadaan bandara khusus di IMIP.

ART menduga negara sebenarnya dibiarkan kecolongan untuk kepentingan tertentu. "Pastinya negara dirugikan. Termasuk daerah juga, dalam hal ini Sulteng, khususnya Morowali," tuturnya.

Oleh karena itu, dia mendukung agar temuan keberadaan bandara tersebut dibuka seterang-terangnya. Siapa saja yang terlibat dalam pembangunan. Mulai pejabat tingkat pusat sampai ke daerah. Mulai gubernur dan bupati, mesti ikut bertanggung jawab.

"Kejar dan pertanyakan ke mereka kenapa bisa diberikan ruang atau akses seperti itu. Mengutip pernyataan Pak Menhan, tidak boleh ada negara dalam negara," ujar ART.

Dia menegaskan bahwa keberadaan bandara khusus di PT IMIP Morowali bentuk dari mengkhianati bangsa dan negeri ini. Di mana ada fasilitas yang begitu spesialnya di Morowali diberikan kepada pihak swasta.

"Sekali lagi, harus diusut ini. Apa alasan dan latar belakang sehingga ada fasilitas seperti ini," kata ART.(fat/jpnn)

Abdul Rachman Thaha (ART) menyoroti keberadaan bandara khusus di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali. Singgung pengkhianatan.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News