Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tumbuh 73,7% pada Juni 2026
jpnn.com, JAKARTA - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan 2026 dengan membukukan lonjakan arus petikemas sebesar 73,7 persen pada Juni 2026.
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan menyatakan peningkatan signifikan ini dipicu oleh tingginya aktivitas perdagangan di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Menurut Daniel, angka tersebut mencerminkan pertumbuhan pesat trafik peti kemas internasional untuk sektor ekspor dan impor serta penguatan interkoneksi logistik untuk sektor domestik.
"Pertumbuhan ini menegaskan bahwa Pelabuhan Panjang memegang peranan yang semakin strategis sebagai gerbang utama arus barang di gerbang selatan Pulau Sumatera,” ujar dia.
Selain itu, faktor utama yang mendorong lonjakan di lapangan secara spesifik disumbang oleh penambahan satu kapal ad hoc oleh Pulau Laut Lines yang berhasil mengurai kebutuhan kapasitas angkut internasional, serta pembukaan layanan baru (new service) oleh PT Buaya Mas Prima yang berimplikasi langsung pada peningkatan trafik peti kemas domestik antarpulau.
Menurut Daniel, keberhasilan operasional ini didukung penuh oleh keandalan sistem bongkar muat terminal dan kolaborasi erat antara IPC TPK dan para mitra pelayaran serta seluruh pemangku kepentingan pelabuhan.
“Kami berharap perluasan jaringan pelayaran dari para mitra ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi IPC TPK Panjang dalam memfasilitasi kelancaran rantai di gerbang logistik Sumatera bagian selatan," pungkas Daniel.
PT IPC Terminal Petikemas atau IPC TPK merupakan operator terminal yang memberikan pelayanan petikemas dengan sistem jaringan yang terintegrasi antarpelabuhan dan dikelola secara profesional. IPC TPK adalah salah satu anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas.
IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan 2026 dengan membukukan lonjakan arus petikemas sebesar 73,7 persen pada Jun
- Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan Peran PLB Sebagai Penyangga Pelabuhan
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo Gandeng AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- Resmikan Pemindai Peti Kemas ke-10 di Tanjung Priok, Bea Cukai Perkuat Pengawasan Ekspor
- SP JICT Dorong Pelindo Pimpin Transformasi Ketenagakerjaan Pelabuhan
- KAI Logistik Kelola 1,9 Juta Ton Barang, Angkutan Peti Kemas Paling Moncer
- Arus Peti Kemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs Per Juli 2026
JPNN.com




