AS-Iran Gencatan Senjata, Harga Minyak Dunia Turun Drastis
jpnn.com - MOSKOW - Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati gencatan senjata, sejak perang dimulai 28 Februari 2026 yang melibatkan Israel.
Gencatan senjata itu akan berlangsung dari kedua pihak selama dua pekan.
Presiden AS Donald Trump juga mengatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka.
Harga minyak dunia turun drastis sebesar 13-17 persen menyusul pengumuman gencatan senjata antara ASt dan Iran, menurut data perdagangan Rabu pagi.
Pada Selasa (7/4) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran.
Pemimpin AS tersebut mencatat bahwa Iran juga telah sepakat untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Pada pukul 00:17, harga minyak mentah Brent berjangka Juni turun 12,6 persen dari penutupan sebelumnya menjadi 91,92 dolar AS (sekitar Rp1,56 juta) per barel.
Ini menandai pertama kalinya sejak 23 Maret Brent jatuh di bawah 92 dolar AS.
Harga minyak dunia langsung turun drastis setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 2 pekan.
- Waduh, Iran Mengaku Tak Mampu Membersihkan Ranjau yang Ditebarnya di Selat Hormuz
- RI Manfaatkan Peluang saat Selat Hormuz Ditutup
- Info Terbaru soal Perundingan AS-Iran setelah Israel Menyerang Lebanon
- Sepakat Gencatan Senjata, Trump Desak Iran Hentikan Pungutan Terhadap Kapal Tanker di Selat Hormuz
- Donald Trump Soal Iran Tarik Pungutan di Selat Hormuz: Sebaiknya Hentikan Sekarang
- Masoud Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Setujui Gencatan Senjata-Dialog dengan AS
JPNN.com




