ASDP Memperkuat Layanan Penyeberangan untuk Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik
jpnn.com, JAKARTA - Musim mudik selalu menjadi momentum pergerakan terbesar bangsa ini.
Tahun 2026, arus mobilitas diproyeksikan kembali meningkat, menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang lebih adaptif.
Menyikapi hal tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah guna menjamin kelancaran Angkutan Lebaran, terutama di lintasan penyeberangan strategis Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan pembagian pelabuhan telah disiapkan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai kepadatan di Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Jangkar, Padang Bai hingga Lembar.
Strategi berbasis golongan kendaraan diterapkan agar distribusi arus penyeberangan lebih merata dan penumpukan dapat dicegah sejak awal.
Mengacu pada SKB tertanggal 5 Februari 2026, pada arus mudik 13–20 Maret 2026 lintasan Merak–Bakauheni diatur:
- Penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan IVa, Va, VIa, IVb tetap melalui Merak
ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang secara nasional mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibanding periode sebelumnya, ini antisipasinya
- Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik, Menhub Apresiasi Kinerja ASDP
- Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan
- ASDP Sukses Kelola Mudik 2026, Survei Menunjukkan Kepuasan Publik Tinggi
- Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, Menhub Dudy Soroti kepadatan di Rest Area dan Gilimanuk
- Survei Indikator: Deretan Program Pemerintah Bikin Pemudik Terbantu
- Jumlah Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik 122 persen Dibanding 2025
JPNN.com




