ASDP Percepat Layanan, Antrean Ketapang–Gilimanuk Aman dan Tetap Bergerak
jpnn.com, BANYUWANGI - Lintasan Ketapang–Gilimanuk tetap bergerak dinamis di tengah menguatnya arus balik Lebaran 2026.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menempatkan percepatan layanan sebagai strategi utama untuk menjaga arus kendaraan tetap mengalir dan terkendali.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano menegaskan kunci utama pengendalian kepadatan bukan semata pada jumlah kapal, melainkan pada kecepatan layanan di setiap titik.
“Fokus kami adalah memastikan proses berjalan cepat dan berkesinambungan. Melalui pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), kapal tidak berlama-lama di dermaga sehingga kendaraan dapat segera terlayani dan terus bergerak,” ujar Yossianis dalam keterangannya, Senin (30/3).
Untuk mendukung percepatan tersebut, waktu bongkar muat kapal terus dioptimalkan dengan rata-rata durasi sekitar 35 menit per siklus layanan.
Dengan durasi yang lebih singkat dan disiplin operasional yang terjaga, rotasi kapal dapat berlangsung lebih cepat sehingga kapasitas layanan meningkat secara signifikan.
Dia menambahkan dalam kondisi puncak, antrean merupakan hal yang tidak terhindarkan.
Namun, selama pergerakan tetap terjaga, waktu tunggu dapat ditekan secara signifikan.
ASDP menempatkan percepatan layanan sebagai strategi utama untuk menjaga arus kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk tetap mengalir dan terkendali
- Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik, Menhub Apresiasi Kinerja ASDP
- Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan
- ASDP Sukses Kelola Mudik 2026, Survei Menunjukkan Kepuasan Publik Tinggi
- Lonjakan Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, Kolaborasi ASDP & Stakeholder Jadi Kunci
- Layanan Penyeberangan Nasional Terkelola Optimal, Arus Mudik & Balik Lancar Terkendali
- Puncak Arus Balik Lebaran Menguat di Ketapang, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
JPNN.com




